20 Juli 2012

YOLO, You Only Live Once, MTGW, Minggu, 15 Juli 2012

Segmen I :

Kita hanya hidup satu kali, maka apapun yang dilakukan setengah-setengah, harus dilakukan dua kali.

Karena kita hanya hidup satu kali, tidak ada kesempatan kedua untuk memperbaiki sikap hidup yang setengah-setengah pada kehidupan yang pertama.

Orang yang tidak pernah gagal pasti sombong. Itu sebabnya kita digagalkan sedikit-sedikit supaya kita tidak sombong.

Berarti orang yang tidak sombong aslinya, akan sedikit gagalnya karena tidak perlu disakitkan hatinya, tidak perlu direndahkan untuk menerima bahwa keberhasilan itu kewenangan Tuhan bukan karena kita pandai.

Mudanya seseorang bukan di badan, tetapi di hati.

Keputusan untuk menjadi muda, itu keputusan kita, untuk hidup sepenuhnya.

Orang-orang yang melemah suaranya karena usia, dikompensasi Tuhan dengan kekuatan wibawa dari pilihan kata yang baik. Orang-orang yang katanya benar telah didengarkan bahkan sebelum dia bicara.

Happiness is a state of balance berarti keseimbangan. Orang-orang yang ikhlas dengan pendapatan kecil tetapi memastikan keluarganya bahagia, lebih mudah tumbuh dalam kekayaan yang tidak terlalu mewah tetapi lebih langgeng daripada orang yang mengabaikan perasaan orang lain untuk menjadi sekaya-kayanya tetapi menderita saat cinta lebih penting baginya daripada uang.

Ikhlaslah menjadi pribadi yang seimbang, daripada yang terlalu cepat berusaha menyenangkan orang lain yang jadinya tidak seimbang.

Keberhasilan itu kewenangan Tuhan, bukan karena kita pandai.


Segmen II :

Anda tidak bisa tampil maksimal tanpa menjadi LEBAY. Orang-orang lebay lebih gayanya, lebih kreativitasnya, lebih kata-katanya, lebih ekspresif.

Tetapi perhatikan semua yang tampil di TV, apakah orang yang pas-pasan? Selalu yang lebih. Selalu yang menurut orang lain yang iri, dia lebay.

Bagi anak muda yang sering dicemooh lebay, katakanlah, "Biar aku lebay, karena rencanaku adalah lebih berhasil daripada orang yang mengatakan aku lebay."

Rasa rindu berarti ada keinginan untuk sampai. Anak-anak paling gampang dibuat rindu. Pertama kali, masukkan rasa senang. Begitu kesenangan ini keluar, mereka merindukannya. Itu sebabnya, bagi ibu, yang bekerja, dalam waktu pendeknya dengan anaknya, penuh dengan kesenangan sehingga anaknya merindukan kehadiran ibunya.

Buatlah anak-anak merindukan sesuatu yang baik. Suruh, perintah, ajak anak-anak melakukan sesuatu saat mereka bergembira.

Mengapa hidup kita tidak penuh kegembiraan untuk merindukan sesuatu yang baik? Mengapa yang kita takuti yang mengkhawatirkan, yang tidak membahagiakan? Jangan buat anak-anak takut dimarahi. Buat anak-anak senang diberitahu, diperbaiki saat mereka melakukan kesalahan karena orangtuanya menegurnya dengan cara yang baik.

Orang yang mementingkan dirinya sendiri tidak pernah dipentingkan oleh orang lain.

Kehadirannya disesalkan. Kelahirannya pun mungkin disesalkan. Padahal kita itu menjadi penting karena kita penting bagi kebaikan orang lain.

Orang yang mementingkan dirinya sendiri tidak mungkin bermanfaat bagi orang lain.

Ada 6 hal yang kita sesali pada jam-jam terakhir kehidupan kita:

1. Kurang dekat dengan Tuhan.

2. Cinta yang tidak kita ungkapkan.

Ungkapkan. Lebih baik ungkapkan ditolak daripada tidak pernah tahu ditolak atau tidak.

Penyesalan bisa kita buat sendiri dengan membayangkan penyesalan lalu berlaku supaya tidak menyesal.


Segmen III :

Jika kita membayangkanpenyesalan menjadikan kita sungguh-sungguh.

Kita dibentuk lebih banyak oleh kesalahan daripada ketepatan. Tepat itu risikonya kita sombong. Salah itu langsung rendah hati memperbaiki diri, menjanjikan kecil memberikan besar. Itu orang yang dididik oleh kesalahan.

Kalau hidup itu bisa diulangi, apakah Anda ingin belajar menangani kesalahan baru?

Lebih baik menangani kesalahan yang sama karena sudah tahu caranya. Kalau baru kita belajar lagi.

Kesalahan yang sama itu penting, hanya lakukanlah kesalahan yang sama lebih awal.

Nikmatilah usia muda kalau salah masih wajar.

Jika hidup bisa diulangi akan melakukan kesalahan yang sama lebih awal agar ada kesalahan baru. Usahakan sebelum umur 32.

Lebih baik terbukti bahwa kita salah daripada ragu seumur hidup tidak tahu benar atau salah.

Lebih baik hidup pendek cemerlang daripada redup sepanjang hidup yang belum tentu panjang.

Tugas kita membantu orang mencapai perubahan. Tetapi kalau dia sulit berubah, jangan mengeluh karena terbukti kita juga sulit berubah. Sering kita menuntut orang berubah padahal kita sendiri sulit berubah. Setiap orang pada akhirnya bertanggung jawab pada hidupnya sendiri. Nasihatkan secukupnya, teruskan kehidupan dengan sangat baik. Mudah-mudahan Anda bisa menjadi teladan baginya, sehingga dia tertarik meninggalkan penikmatan penderitaan menjadi penikmatan kesibukan membangun kehidupan yang baik.


Segmen IV :

Banyak orang bekerja dibayar tidak rela. Baik bekerja atau gajinya tidak rela. Makan siangnya lama, tidak pernah tahu ke mana tetapi kalau gajian selalu ada.

Relawan itu di hatinya. Mengenai bayaran itu pasti. Waktu muda, bangunlah kemampuan, bangunlah bukti.

Dari awal, upayakan Anda menjadi pribadi yang pantas dihargai tinggi. Anda harus mahal karena kalau Anda tidak mahal, pengaruh Anda pada publik yang Anda layani juga kecil.

Nilai Anda dibuktikan dalam kehidupan Anda. Jangan berbicara panjang lebar besar tetapi dari kehidupan kecil.

Bangunlah kehidupan yang besar supaya Anda menjadi orang yang berwibawa.

Tugas kita kepada orangtua adalah membahagiakannya, jangan katakan dia salah. Sebagian besar dari kita pendidikannya akan lebih tinggi daripada orangtua. Tetapi, apakah Anda bisa menjamin anak Anda akan sebaik Anda? Kalau tidak, maka hormatilah orangtua karena orangtua adalah pesaing terberat kita.

Mungkin pendapat salah itu belum sesuai dengan kesukaan Anda. Suka, belum tentu yang Anda butuhkan.

Jadi kalau begitu, patuhi saja, kalau ada yang salah menurut Anda, dengarkan dengan baik, lakukan yang baik. Kalau Anda salah, minta maaf. Kalau Anda betul, katakan, "Betul, Mama", walaupun nasihatnya salah. Tugas kita adalah membahagiakannya.

Seperti itu tujuan Anda kepada anak-anak Anda. Membahagiakan Anda dan menurut pada Anda bahkan pada saat Anda salah? Mereka berlaku baik supaya Anda tidak kecewa.

Apabila Anda mencintai diri Anda lebih baik, Anda tidak akan berlaku kejam kepadanya. Anda akan menghargai kesempatan hidup yang lebih baik hari ini.

Mengharapkan masa lalu yang baik, itu tidak mungkin terjadi. Menilai diri Anda karena masa lalu, itu tidak adil karena kita dinilai dari apa yang kita lakukan hari ini, untuk masa depan.

Cara membangun masa lalu yang menyedihkan adalah hidup menyedihkan hari ini karena besok itu dalam dua hari menjadi kemarin.


Segmen V :

Ada 6 hal yang kita sesali pada jam-jam terakhir kehidupan kita:

3. Maaf yang tidak kita mintakan.

Secepatnya minta maaf sebelum anak-anak kita yang memintakan maaf atas nama kita.

4. Terima kasih yang tidak kita sampaikan.

Banyak-banyaklah berterima kasih.

Memberi sebaiknya berterima kasih. Lebih sakit memberi ditolak daripada minta tidak diberi.

Minta maaflah kepada orang-orang yang kita salahi, kemudian berterima kasihlah kepada semua yang menyebabkan kebahagiaan kita.

Terlambat kalau sudah jadi kepala negara baru belajar jujur. Terlambat setelah menjadi panglima baru belajar tegas.

Pikirkan yang baik. Pikirkan yang penting bagi Anda. Waktu Anda membawa kemarahan tentang orang lain, apakah orang itu tahu Anda marah? Lebih banyak tidak tahu dan kalau tahu peduli gak dengan perasaan kita? Tidak, dia menikmati kemarahan kita.

Bangunlah rezeki yang baik karena hanya orang yang rezekinya buruk yang punya waktu untuk mengurusi pembenci dan hanya orang yang rezekinya buruk yang sempat jadi pembenci.

Kalau kita semua membangun kehidupan yang sejahtera, kita lebih memuliakan kebersamaan. Kok mau menjadi pembenci yang dicatat didendami di masa depan.

Bagaimana caranya tidak memikirkan yang buruk-buruk? Jangan dipikirkan.

Bangunlah rezeki yang baik karena hanya orang yang rezekinya buruk yang sempat jadi pembenci.


Segmen VI :

Jadilah orang baik yang sangat powerful.

Tugas kita pertama kali adalah menjadi orang baik yang pandai, jadi orang baik yang berpengaruh, jadi orang baik yang penderma karena kekayaannya, jadi orang baik yang didengar karena kata-katanya. Jadi orang baik tidak ada pilihan.

Pilihan kita adalah seberapa manfaatnya kita bagi kebaikan sesama.

Orang yang beriman hanya takut kepada Tuhan. Terus memulai rencana mengapa takut? Mengirimkan brosur kenapa takut? Mengirimkan surat lamaran mengapa takut? Katanya hanya takut kepada Tuhan.

Kembalikan rasa takut Anda hanya kepada Tuhan lalu hiduplah betul-betul sebagai jiwa yang ikhlas imannya dengan hanya takut kepada Tuhan dan berani melakukan apapun dan pada siapapun yang selain Tuhan.

Bukankah itu pilihan yang mudah? You only live once.

Ada 6 hal yang kita sesali pada jam-jam terakhir kehidupan kita:

5. Kurangnya waktu dengan keluarga.

6. Risiko yang tidak kita ambil.

Saya hidup sebagai seorang yang kecil yang keberaniannya kecil padahal Tuhannya Maha Besar.

Jadilah sesuatu yang penting karena hidup ini sekali. You only live once.


Segmen VII :

Lebih baik salah dalam keberanian daripada tidak pernah betul dalam keraguan.

Jangan memilih sesuatu karena Anda yakin itu benar. Pilihlah sesuatu yang paling bisa segera Anda lakukan.

Kalau salah perbaiki. Tetapi semua orang yang berhasil selalu karena sabar dalam menghadapi kegagalan.

Orang-orang yang takutnya hanya kepada Tuhan, logisnya dia berani kepada yang selain Tuhan. Berarti orang yang berani itu beriman karena dia menghadapi segala sesuatu selain Tuhan dengan berani dan Tuhan menghadiahi orang yang berani dengan hal-hal yang tidak mungkin dicapainya dengan apapun yang namanya keajaiban. Itu sebabnya orang-orang yang berani sering menerima keajaiban.

Orang-orang yang berani hidupnya lebih besar daripada ukuran kemanusiaannya. Orang-orang berani itu harus Anda. Because you only live once.

Jelas sekali bahwa kehidupan yang tidak dihidupi dengan berani bukan kehidupan orang yang beriman.

Rezeki sudah diatur tetapi bukan satu jumlah tetapi banyak cara.

Karena kita hidup sekali, jangan coba-coba jadi orang biasa. Tidak enak menjadi orang biasa. Hidup ini memang sulit, tetapi jadi orang gagal lebih sulit lagi. Memang lebih mudah mengatakan daripada melakukan maka segera lakukan.

You only live once. Live with courage. Test your luck. Uji keberuntungan Anda. Sudah ber-Tuhan dan Beliau menjamin orang-orang yang menyerahkan dirinya kepada kekuasaan Tuhan.

Mintalah yang besar, minta didampingi, minta dibantu, minta diberhasilkan, minta dijadikan setenang-tenangnya jiwa yang bermanfaat bagi sebesar-besarnya umat.


Semoga bermanfaat. Aamiin.

Tidak ada komentar: