20 Juli 2012

Minute to Win It

Yup, "Minute to Win It" adalah sebuah nama game show, yaitu permainan untuk memenangkan sejumlah uang dengan menyelesaikan satu permainan dalam waktu satu menit. Setiap tahapan yang berhasil dilalui, peserta akan memenangkan sejumlah uang.

Tidak, saya tidak akan membahas terlalu jauh mengenai permainannya tetapi ada satu momen di satu episode yang menginspirasi saya.

Sebuah keluarga, 5 kakak beradik, telah menyelesaikan 9 permainan dengan masih memiliki 3 nyawa untuk menyelesaikan tantangan terakhir yang berhadiah 1 juta dolar Amerika.

Mereka telah memenangkan uang sebesar 500 ribu dolar Amerika dan memutuskan untuk terus bermain dan berharap mendapatkan hadiah 1 juta dolar Amerika itu.

Permainan yang harus dimainkan kali ini adalah memantulkan koin 25 sen dari sebuah meja dan memasukkan koin tersebut ke dalam sebuah botol galon dengan jarak sekitar 5 meter.

Bukan permainan yang mudah, saya pikir bahkan mustahil untuk berhasil memasukkan koin tersebut.

Saat saya menonton, kakak beradik tersebut memilih adik bungsu mereka untuk melakukannya pertama kali.

Kata-kata berikutnya yang membuat saya sangat terinspirasi.

Saudara-saudaranya yang lebih tua berteriak kepada adik bungsu mereka, "Bersenang-senang saja, tidak usah memikirkan uangnya, yang penting kau bersenang-senang."

Si adik bungsu tampak sangat bersemangat dan mencobanya. Walaupun berakhir gagal, begitu juga dengan kedua saudaranya yang lebih tua saat mendapat giliran untuk mencobanya, tetapi mereka tetap mendapatkan uang 500 ribu dolar Amerika mereka.

Ya, bersenang-senang. Walaupun uang 1 juta dolar sebagai taruhannya mereka masih bisa mengatakan untuk selalu bersenang-senang.

Berapa banyak dari kita yang terlalu serius menghadapi hidup sehingga lupa bersenang-senang dan lebih santai dalam menghadapinya. Saya melihatnya sebagai cara untuk tidak terlalu serius, terlalu merencanakan hidup sehingga tidak boleh ada apapun dari rencana kita yang salah dan hidup harus selalu sesuai dengan yang kita rencanakan.

Hidup tidak bisa selalu sesuai dengan harapan kita, tetapi kita selalu bisa menerimanya dengan hati lapang.

Lebih santai yuk teman dalam menghadapi hidup, dengan begitu kita akan memiliki pikiran yang lebih tenang untuk bisa menikmati hidup ini. Aamiin.

YOLO, You Only Live Once, MTGW, Minggu, 15 Juli 2012

Segmen I :

Kita hanya hidup satu kali, maka apapun yang dilakukan setengah-setengah, harus dilakukan dua kali.

Karena kita hanya hidup satu kali, tidak ada kesempatan kedua untuk memperbaiki sikap hidup yang setengah-setengah pada kehidupan yang pertama.

Orang yang tidak pernah gagal pasti sombong. Itu sebabnya kita digagalkan sedikit-sedikit supaya kita tidak sombong.

Berarti orang yang tidak sombong aslinya, akan sedikit gagalnya karena tidak perlu disakitkan hatinya, tidak perlu direndahkan untuk menerima bahwa keberhasilan itu kewenangan Tuhan bukan karena kita pandai.

Mudanya seseorang bukan di badan, tetapi di hati.

Keputusan untuk menjadi muda, itu keputusan kita, untuk hidup sepenuhnya.

Orang-orang yang melemah suaranya karena usia, dikompensasi Tuhan dengan kekuatan wibawa dari pilihan kata yang baik. Orang-orang yang katanya benar telah didengarkan bahkan sebelum dia bicara.

Happiness is a state of balance berarti keseimbangan. Orang-orang yang ikhlas dengan pendapatan kecil tetapi memastikan keluarganya bahagia, lebih mudah tumbuh dalam kekayaan yang tidak terlalu mewah tetapi lebih langgeng daripada orang yang mengabaikan perasaan orang lain untuk menjadi sekaya-kayanya tetapi menderita saat cinta lebih penting baginya daripada uang.

Ikhlaslah menjadi pribadi yang seimbang, daripada yang terlalu cepat berusaha menyenangkan orang lain yang jadinya tidak seimbang.

Keberhasilan itu kewenangan Tuhan, bukan karena kita pandai.


Segmen II :

Anda tidak bisa tampil maksimal tanpa menjadi LEBAY. Orang-orang lebay lebih gayanya, lebih kreativitasnya, lebih kata-katanya, lebih ekspresif.

Tetapi perhatikan semua yang tampil di TV, apakah orang yang pas-pasan? Selalu yang lebih. Selalu yang menurut orang lain yang iri, dia lebay.

Bagi anak muda yang sering dicemooh lebay, katakanlah, "Biar aku lebay, karena rencanaku adalah lebih berhasil daripada orang yang mengatakan aku lebay."

Rasa rindu berarti ada keinginan untuk sampai. Anak-anak paling gampang dibuat rindu. Pertama kali, masukkan rasa senang. Begitu kesenangan ini keluar, mereka merindukannya. Itu sebabnya, bagi ibu, yang bekerja, dalam waktu pendeknya dengan anaknya, penuh dengan kesenangan sehingga anaknya merindukan kehadiran ibunya.

Buatlah anak-anak merindukan sesuatu yang baik. Suruh, perintah, ajak anak-anak melakukan sesuatu saat mereka bergembira.

Mengapa hidup kita tidak penuh kegembiraan untuk merindukan sesuatu yang baik? Mengapa yang kita takuti yang mengkhawatirkan, yang tidak membahagiakan? Jangan buat anak-anak takut dimarahi. Buat anak-anak senang diberitahu, diperbaiki saat mereka melakukan kesalahan karena orangtuanya menegurnya dengan cara yang baik.

Orang yang mementingkan dirinya sendiri tidak pernah dipentingkan oleh orang lain.

Kehadirannya disesalkan. Kelahirannya pun mungkin disesalkan. Padahal kita itu menjadi penting karena kita penting bagi kebaikan orang lain.

Orang yang mementingkan dirinya sendiri tidak mungkin bermanfaat bagi orang lain.

Ada 6 hal yang kita sesali pada jam-jam terakhir kehidupan kita:

1. Kurang dekat dengan Tuhan.

2. Cinta yang tidak kita ungkapkan.

Ungkapkan. Lebih baik ungkapkan ditolak daripada tidak pernah tahu ditolak atau tidak.

Penyesalan bisa kita buat sendiri dengan membayangkan penyesalan lalu berlaku supaya tidak menyesal.


Segmen III :

Jika kita membayangkanpenyesalan menjadikan kita sungguh-sungguh.

Kita dibentuk lebih banyak oleh kesalahan daripada ketepatan. Tepat itu risikonya kita sombong. Salah itu langsung rendah hati memperbaiki diri, menjanjikan kecil memberikan besar. Itu orang yang dididik oleh kesalahan.

Kalau hidup itu bisa diulangi, apakah Anda ingin belajar menangani kesalahan baru?

Lebih baik menangani kesalahan yang sama karena sudah tahu caranya. Kalau baru kita belajar lagi.

Kesalahan yang sama itu penting, hanya lakukanlah kesalahan yang sama lebih awal.

Nikmatilah usia muda kalau salah masih wajar.

Jika hidup bisa diulangi akan melakukan kesalahan yang sama lebih awal agar ada kesalahan baru. Usahakan sebelum umur 32.

Lebih baik terbukti bahwa kita salah daripada ragu seumur hidup tidak tahu benar atau salah.

Lebih baik hidup pendek cemerlang daripada redup sepanjang hidup yang belum tentu panjang.

Tugas kita membantu orang mencapai perubahan. Tetapi kalau dia sulit berubah, jangan mengeluh karena terbukti kita juga sulit berubah. Sering kita menuntut orang berubah padahal kita sendiri sulit berubah. Setiap orang pada akhirnya bertanggung jawab pada hidupnya sendiri. Nasihatkan secukupnya, teruskan kehidupan dengan sangat baik. Mudah-mudahan Anda bisa menjadi teladan baginya, sehingga dia tertarik meninggalkan penikmatan penderitaan menjadi penikmatan kesibukan membangun kehidupan yang baik.


Segmen IV :

Banyak orang bekerja dibayar tidak rela. Baik bekerja atau gajinya tidak rela. Makan siangnya lama, tidak pernah tahu ke mana tetapi kalau gajian selalu ada.

Relawan itu di hatinya. Mengenai bayaran itu pasti. Waktu muda, bangunlah kemampuan, bangunlah bukti.

Dari awal, upayakan Anda menjadi pribadi yang pantas dihargai tinggi. Anda harus mahal karena kalau Anda tidak mahal, pengaruh Anda pada publik yang Anda layani juga kecil.

Nilai Anda dibuktikan dalam kehidupan Anda. Jangan berbicara panjang lebar besar tetapi dari kehidupan kecil.

Bangunlah kehidupan yang besar supaya Anda menjadi orang yang berwibawa.

Tugas kita kepada orangtua adalah membahagiakannya, jangan katakan dia salah. Sebagian besar dari kita pendidikannya akan lebih tinggi daripada orangtua. Tetapi, apakah Anda bisa menjamin anak Anda akan sebaik Anda? Kalau tidak, maka hormatilah orangtua karena orangtua adalah pesaing terberat kita.

Mungkin pendapat salah itu belum sesuai dengan kesukaan Anda. Suka, belum tentu yang Anda butuhkan.

Jadi kalau begitu, patuhi saja, kalau ada yang salah menurut Anda, dengarkan dengan baik, lakukan yang baik. Kalau Anda salah, minta maaf. Kalau Anda betul, katakan, "Betul, Mama", walaupun nasihatnya salah. Tugas kita adalah membahagiakannya.

Seperti itu tujuan Anda kepada anak-anak Anda. Membahagiakan Anda dan menurut pada Anda bahkan pada saat Anda salah? Mereka berlaku baik supaya Anda tidak kecewa.

Apabila Anda mencintai diri Anda lebih baik, Anda tidak akan berlaku kejam kepadanya. Anda akan menghargai kesempatan hidup yang lebih baik hari ini.

Mengharapkan masa lalu yang baik, itu tidak mungkin terjadi. Menilai diri Anda karena masa lalu, itu tidak adil karena kita dinilai dari apa yang kita lakukan hari ini, untuk masa depan.

Cara membangun masa lalu yang menyedihkan adalah hidup menyedihkan hari ini karena besok itu dalam dua hari menjadi kemarin.


Segmen V :

Ada 6 hal yang kita sesali pada jam-jam terakhir kehidupan kita:

3. Maaf yang tidak kita mintakan.

Secepatnya minta maaf sebelum anak-anak kita yang memintakan maaf atas nama kita.

4. Terima kasih yang tidak kita sampaikan.

Banyak-banyaklah berterima kasih.

Memberi sebaiknya berterima kasih. Lebih sakit memberi ditolak daripada minta tidak diberi.

Minta maaflah kepada orang-orang yang kita salahi, kemudian berterima kasihlah kepada semua yang menyebabkan kebahagiaan kita.

Terlambat kalau sudah jadi kepala negara baru belajar jujur. Terlambat setelah menjadi panglima baru belajar tegas.

Pikirkan yang baik. Pikirkan yang penting bagi Anda. Waktu Anda membawa kemarahan tentang orang lain, apakah orang itu tahu Anda marah? Lebih banyak tidak tahu dan kalau tahu peduli gak dengan perasaan kita? Tidak, dia menikmati kemarahan kita.

Bangunlah rezeki yang baik karena hanya orang yang rezekinya buruk yang punya waktu untuk mengurusi pembenci dan hanya orang yang rezekinya buruk yang sempat jadi pembenci.

Kalau kita semua membangun kehidupan yang sejahtera, kita lebih memuliakan kebersamaan. Kok mau menjadi pembenci yang dicatat didendami di masa depan.

Bagaimana caranya tidak memikirkan yang buruk-buruk? Jangan dipikirkan.

Bangunlah rezeki yang baik karena hanya orang yang rezekinya buruk yang sempat jadi pembenci.


Segmen VI :

Jadilah orang baik yang sangat powerful.

Tugas kita pertama kali adalah menjadi orang baik yang pandai, jadi orang baik yang berpengaruh, jadi orang baik yang penderma karena kekayaannya, jadi orang baik yang didengar karena kata-katanya. Jadi orang baik tidak ada pilihan.

Pilihan kita adalah seberapa manfaatnya kita bagi kebaikan sesama.

Orang yang beriman hanya takut kepada Tuhan. Terus memulai rencana mengapa takut? Mengirimkan brosur kenapa takut? Mengirimkan surat lamaran mengapa takut? Katanya hanya takut kepada Tuhan.

Kembalikan rasa takut Anda hanya kepada Tuhan lalu hiduplah betul-betul sebagai jiwa yang ikhlas imannya dengan hanya takut kepada Tuhan dan berani melakukan apapun dan pada siapapun yang selain Tuhan.

Bukankah itu pilihan yang mudah? You only live once.

Ada 6 hal yang kita sesali pada jam-jam terakhir kehidupan kita:

5. Kurangnya waktu dengan keluarga.

6. Risiko yang tidak kita ambil.

Saya hidup sebagai seorang yang kecil yang keberaniannya kecil padahal Tuhannya Maha Besar.

Jadilah sesuatu yang penting karena hidup ini sekali. You only live once.


Segmen VII :

Lebih baik salah dalam keberanian daripada tidak pernah betul dalam keraguan.

Jangan memilih sesuatu karena Anda yakin itu benar. Pilihlah sesuatu yang paling bisa segera Anda lakukan.

Kalau salah perbaiki. Tetapi semua orang yang berhasil selalu karena sabar dalam menghadapi kegagalan.

Orang-orang yang takutnya hanya kepada Tuhan, logisnya dia berani kepada yang selain Tuhan. Berarti orang yang berani itu beriman karena dia menghadapi segala sesuatu selain Tuhan dengan berani dan Tuhan menghadiahi orang yang berani dengan hal-hal yang tidak mungkin dicapainya dengan apapun yang namanya keajaiban. Itu sebabnya orang-orang yang berani sering menerima keajaiban.

Orang-orang yang berani hidupnya lebih besar daripada ukuran kemanusiaannya. Orang-orang berani itu harus Anda. Because you only live once.

Jelas sekali bahwa kehidupan yang tidak dihidupi dengan berani bukan kehidupan orang yang beriman.

Rezeki sudah diatur tetapi bukan satu jumlah tetapi banyak cara.

Karena kita hidup sekali, jangan coba-coba jadi orang biasa. Tidak enak menjadi orang biasa. Hidup ini memang sulit, tetapi jadi orang gagal lebih sulit lagi. Memang lebih mudah mengatakan daripada melakukan maka segera lakukan.

You only live once. Live with courage. Test your luck. Uji keberuntungan Anda. Sudah ber-Tuhan dan Beliau menjamin orang-orang yang menyerahkan dirinya kepada kekuasaan Tuhan.

Mintalah yang besar, minta didampingi, minta dibantu, minta diberhasilkan, minta dijadikan setenang-tenangnya jiwa yang bermanfaat bagi sebesar-besarnya umat.


Semoga bermanfaat. Aamiin.

16 Juli 2012

Semangat Anak-anak

Hari ini, Senin, 16 Juli 2012, saya melihat beberapa status dari teman saya yang sudah memiliki anak usia sekolah.

Ya, hari ini adalah hari pertama sekolah.

Berbagai status menyatakan bahwa anak-anak kesayangan mereka begitu semangatnya di hari pertama mereka masuk sekolah.

Mengingatkan saya kembali ke masa-masa indah itu. Begitu semangatnya untuk sekolah, tidak bisa tidur, menyiapkan semua keperluan sekolah. Mulai dari tas, buku, kaos kaki, sepatu, hingga baju dan rok sekolah, yang tentunya semuanya baru.

Rasanya tidak ada kekhawatiran tentang apa yang harus dihadapi esok saat akan bersekolah. Yang ada hanya rasa tidak sabar untuk memulai periode baru dalam hidup, periode yang namanya sekolah.

Hal-hal baru sangat menarik untuk anak-anak, tetapi saya ingin tahu ke mana rasa senang atau rasa tertarik atas hal-hal baru di diri kita yang sudah dewasa.

Bukan, saya bukan berbicara tentang benda-benda baru yang kita inginkan, tetapi saya berbicara tentang suasana baru di kantor, misalnya saat kita dipindah ke bagian lain.

Memulai sesuatu yang baru, yang belum kita tahu dan meninggalkan tempat yang sudah nyaman bagi kita akan terasa begitu menakutkan bagi kita yang sudah dewasa.

Ke manakah perginya jiwa kanak-kanak kita yang begitu gembira dengan suasana dan situasi yang baru?

Masing-masing dari kita yang bisa menjawabnya.

Yuk kita kembalikan semangat kanak-kanak kita, untuk selalu menyambut perubahan sebagai kesempatan untuk memulai lagi. Memulai belajar akan hal-hal yang baru sehingga kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

Aamiin.

14 Juli 2012

From Wedding Ring to Boxing Ring, MTGW, Minggu, 1 Juli 2012

Segmen I :

Cintailah seseorang karena kecantikannya, hanya saja kecantikan itu bukan wajah saja, tapi hatinya, perilakunya.

Perbarui konsep kita mengenai kecantikan, mengenai cinta. Bukan cinta jika mengabaikan semua nasihat baik.

Nasihat mengenai pernikahan paling tidak dibutuhkan sebelum menikah tetapi paling dibutuhkan setelah menikah.

Banyak orang mengabaikan nasihat karena sedang dilumpuhkan oleh cinta. Sebetulnya cinta tidak buta, hanya melumpuhkan logika.

Cara terbaik menghindari pertengkaran dalam pernikahan adalah tidak menikah.

Saat kita jatuh cinta, kita bersiap-siap tampil hanya yang terbaik, pada saat-saat di mana kita tampil terbaik. Persiapan tidak bisa dilakukan setelah menikah. Jadi wajar sekali kalau kekecewaan itu datang setelah pernikahan. Belum lagi pernikahan itu dititipi pesan gengsi orangtua untuk pesta semewah mungkin dengan utang.

Bukan masalah dalam pernikahan yang Anda hindari, tetapi jadilah pribadi yang bahkan lebih lucu, lebih indah, lebih happy karena banyaknya masalah.

Pernikahan itu bukan untuk sempurna-sempurnaan. Pernikahan itu untuk menyempurnakan kedamaian dan kebahagiaan di atas semua masalah.


Segmen II :

Kehidupan ini bukan masalah beban tetapi masalah kita memikulnya. Bukan besarnya beban yang menjadikan masalah, salah cara memikulnya.

Keharusan membangun pernikahan yang indah, itu diharapkan Tuhan. Tetapi kalau kita dalam proses memuliakan wanita itu ada kesalahan, pasti karena caranya.

Kita mudah marah kepada orang yang kita cintai karena banyak dari yang kita harapkan kita anggap sudah dimengertinya.

Ingatlah bahwa orang yang kita cintai itu bukan hanya harus kita cintai tapi dia berhak dicintai.

Sebuah kualitas tidak bisa lepas dari kualitas sebelumnya.

Apabila Anda ingin dilihat penting oleh pasangan Anda, maka jadikanlah dia terpenting bagi Anda.


Segmen III :

Pertengkaran di dalam pernikahan selalu karena adanya salah pilih. Pertama, mungkin karena kita salah pilih orang yang kita nikahi. Atau kita salah memilih cara mencintainya. Lebih sering salah cara mencintainya karena sebaik-baiknya kekasih akan menjadi seburuk-buruknya musuh kalau cara mencintainya salah. Tetapi seburuk-buruknya musuh kalau dicintai bisa menjadi sebaik-baiknya sahabat atau bahkan pasangan hidup.

Jangan kecil hati dengan pilihan kita walaupun dia mengesalkan hati, mengecewakan atau malu-maluin. Apakah Anda mencintainya dengan cara yang menjadikannya menyerahkan diri kepada Anda, bersedia mengubah atau menjadi sebaik-baiknya kekasih bagi Anda.

Mintalah nasihat kepada orang yang sudah pernah mengalaminya.

Orang yang pernikahannya tidak pernah ada masalah itu tidak kelihatan ada masalah. Tidak mungkin ada pernikahan tanpa masalah, sehingga orang yang pernikahannya tidak ada masalah itu hanya kelihatan tidak ada masalah.

Berarti orang-orang ini ahli memisahkan pertengkaran keluarga dengan kebaikan tampil mewakili keluarga. Tampil di depan anak-anak. Anak-anaknya tahu orangtuanya bertengkar tetapi tidak bertengkar dengan cara-cara norak, dengan cara yang saling merendahkan satu sama lain.

Orang yang kelihatan tidak ada masalah berarti pandai. Tanya kepadanya.

Dalam meminta nasihat, sebetulnya kalau kita bijak, kita tidak menilai siapa yang menasihati kita, tetapi kita mengambil yang dikatakannya atau diceritakannya bagi kebaikan kita.


Segmen IV :

Laki-laki yang paling dicintai wanita adalah laki-laki yang meminta maaf walaupun tidak salah.

Laki-laki tidak turun derajatnya hanya karena kita minta maaf walaupun tidak salah.

Tujuan menikah bukan untuk menunjukkan siapa yang benar dan salah tetapi kita ingin membuktikan di hadapan Tuhan bahwa dua makhluk yang sangat berbeda ini bisa membangun kebersamaan yang memuliakan pernikahan.

Persahabatan itu untuk menemukan kegembiraan karena bersama-sama.

Kalau orang menjadi damai dan berbahagia karena bersama-sama, itu namanya sahabat.

Tujuan dari pernikahan adalah bersama-sama sebagai sahabat sampai tua supaya nanti ada anak-anak kecil yang menyebut kita mama dan papa atau eyang putri atau eyang kakung dengan kebanggaan, dengan kemuliaan.

Sebetulnya tidak ada keretakan dalam rumah tangga. Yang ada adalah alasan untuk retak. Perbedaan kebiasaan, perbedaan jam bangun pagi. Karena perbedaan-perbedaan ini kalau digunakan sebagai alasan untuk retak, ada keretakan.

Keretakan dalam pernikahan tidak terjadi kalau kita tidak menjadikan apa pun sebagai alasan.

Untuk itu peganglah ini, dia lebih penting daripada apapun di luar Tuhan.

Pengorbanan untuk membahagiakan kekasih hati kita itu bukan kerugian tetapi hadiah cinta.


Segmen V :

Banyak orang tidak terbuka dengan perasaannya.

Wanita butuh dengar bahwa Anda cinta, bahwa Anda sayang.

Paling susah menikah dengan orang yang tidak terbuka.

Wanita yang cerdik mengumumkan kepemilikan pasangannya di muka umum.


Segmen VI :

Batasan yang Anda yakini menjadi batasan yang nyata.

Orang yang meyakini dirinya tidak bisa akan berperilaku tidak bisa.

Jangan terpaku kepada batasan.


Segmen VII :

Kekecewaan merupakan sebab utama dari mulai menjelasnya perbedaan, keretakan, mentenagai pertengkaran.

Awal dari kekecewaan itu adalah harapan tidak logis sejak masa pacaran.

Jarang sekali orang dalam masa pendekatan itu memperhatikan satu sama lain.

Masing-masing harus mengerti bahwa harapan itu harus disampaikan sebagai permintaan.

Kalau cinta itu penting maka pentingkanlah orang yang Anda cintai. Kalau kebahagiaan Anda penting, bahagiakanlah orang yang Anda cintai. Kalau Anda ingin dikhususkan, khususkanlah dia.

Jangan gunakan tenaga banyak-banyak untuk mengkritik dia yang belum memenuhi standar kita. Beritahu harapan Anda. Tapi berfokuslah menjadikan diri Anda lebih pantas dicintai oleh orang yang lebih berkualitas.

Cegahlah pertengkaran yang menuju kepada perpisahan.

Tujuan pertengkaran Anda harus untuk keharmonisan, untuk sesuai pada tingkat-tingkat yang lebih tinggi.

Jadikan cinta kita kepada wanita atau pria itu sebagai penyatu keindahan dalam pernikahan kita supaya Tuhan mengizinkan dilahirkannya anak-anak yang baik, kemudian cucu-cucu dan yang kemudian menjadi keturunan yang membesarkan kehidupan kita.


Semoga bermanfaat. Aamiin.

Pesona Maut, MTGW, Minggu, 24 Juni 2012

Segmen I :

Kalau orang menarik bagi orang lain, dia juga menarik kebaikan di orang itu, termasuk menarik rezeki.

Seseorang akan kita sebut mempesona bagi kita kalau di dalam dirinya itu ada hal-hal yang sebetulnya kita impikan.

Seseorang mempesona kalau dia memiliki kualitas-kualitas yang kita inginkan. Jadi kalau orang mau mempesona, dia harus mengerti yang diinginkan orang lain, lalu tampil dengan kualitas yang diinginkan orang lain. Jadi, pesona bisa sangat khusus. Kalau mau tampil mempesona di depan wanita yang kita cintai, pelajari dia. Tahu sekali apa yang membuatnya bahagia. Lalu berlakulah seperti itu atau sebaliknya, jika wanita ingin seorang pria idamannya, jadilah wanita sebagaimana yang diharapkannya.

Pesona adalah kualitas yang ada pada orang lain yang kita rindukan bagi diri kita sendiri.

Pesona yang ditargetkan khusus, misalnya kepada orang tua, apa yang membuat orang tua senang. Banyak anak tidak mengerti apa yang membuat orang tuanya senang. Lalu berlaku yang membuat orang tuanya marah.

Cari dulu daftarnya, ibuku senang kalau apa? Lalu berlakulah dengan satu kualitas yang membuatnya senang.

Lakukan di kantor. Atasan senang kalau anak buahnya tidak banyak bicara, dan menghasilkan. Jadi pesona bagi atasan adalah hasil.

Disempitkan dulu. Cari orang yang selama ini tidak suka kepada Anda, cari yang disukainya lalu berlakulah sepeti itu. Ada yang bertanya, bunglon dong? Ya. Kualitas bunglon telah menjadikannya ada selama ribuan tahun. Kalau bunglon terlalu jelas kelihatan, dia sudah punah.

Jadi kalau begitu, jadilah pribadi yang menyesuaikan diri dengan tuntutan orang lain. Itu tidak jelek.

Orang tertarik kepada orang yang tertarik kepadanya.

Ada keinginan di diri kita untuk menjadi penggembira, menyenangkan orang lain. Berarti orang memperhatikan orang yang memperhatikannya. Sebutkan namanya, orang senang disebut namanya. Tidak ada suara lebih indah daripada nama kita yang disebut oleh orang.

Kalau ada kesempatan membuat orang lebih senang kepada dirinya sendiri, lakukan karena pesona itu membuat orang senang dengan dirinya sendiri.

Seseorang itu mempesona kalau di dalam dirinya ada hal-hal dan kualitas yang kita impikan.


Segmen II :

Semua pesona itu kualitas internal. Penampilan luar itu dampak dari yang ada di dalam.

Hanya orang yang minder tentang sesuatu yang harus tampil berlebihan karena dia khawatir kalau tidak tampil seperti itu tidak diperhatikan dan memang betul. Berarti wanita yang sederhana, bersahaja, itu lebih berfokus pada daya tarik internalnya. Itu sebabnya mereka tidak susah-susah menemukan orang yang mencintainya karena laki-laki itu praktis. Laki-laki itu ingin langsung tahu ini orang baik atau tidak. Karena kehidupan pernikahan itu panjang, dia tidak ingin menikah dengan wanita yang banyak bagasi eksesnya, yang isinya keluhan, ratapan, pembandingan, nanti suaminya dibandingkan dengan orang lain yang lebih mampu, lebih kaya.

Jadi dalam pesona pribadi, yang penting itu yang di dalam. Semakin sederhana seseorang, semakin dia mapan dengan dirinya. Semakin berlebihan seseorang, semakin merasa kurang di dalam.

Tapi, cara untuk melebihkan kebaikan memang harus melebihkan sehingga kadang-kadang kita tampil lebay. Lebay itu tidak jelek ya, lebay itu tanda kelebihan energi, kreativitas, cinta, keberanian. Itu lebay. Banyak orang merasa rendah karena lebay. Lebay itu kelebihan sesuatu dan tidak banyak orang yang hebatpun berani lebay.

Pintu menuju hati laki-laki adalah matanya. Pintu menuju hati wanita adalah telinganya. Itu sebabnya wanita yang mau menarik bagi pria harus menata penampilannya, sehingga enak dilihat dan masuk ke hati.

Wanita itu suka mendengar suara yang baik maka berbicaralah dengan baik.

Wanita harus sangat berhati-hati dengan pria yang berjanji. Oleh sebab karena pintu menuju hati wanita adalah telinganya karena itu wanita rentan dijanjikan janji-janji yang palsu.

Indahkanlah kehidupan Anda dengan tidak gengsi-gengsian lagi. Wanita ingin dipuji, pujilah. Wanita ingin suaminya tertarik, tampillah seindah mungkin, secantik mungkin.


Segmen III :

Dalam pesona maut ini tujuannya agar kita mendapatkan lebih dari yang mudah kita dapatkan.

Kalau orang yang Anda nyatakan cinta menolak, bicara lebih banyak, jual lebih banyak. Sebagian orang kurang mengerti tentang kita karena kita kurang bicara, kurang cerita impian kita, kurang cerita upaya kita.

Waktu jatuh cinta tidak ada orang yang terlihat pandai dan cerdas.

Wanita paling suka pria yang dalam proses menyampaikan cintanya membuat banyak kesalahan.

Wanita suka sekali melihat pria yang kehilangan dirinya dalam proses mencintainya. Berarti itu jujur.

Wanita harus sangat curiga pada laki-laki yang ahli menyatakan cinta karena sudah sering latihan.

Jadi, orang-orang yang berlaku aneh dalam cintanya itu justru dekat di hati.

Tidak ada yang lebih gila dari cinta.


Segmen IV :

Salah satu cara membangun pesona adalah kerjakan apa yang akan menjadikan kita sukses. Wanita menyukai pria yang sukses karena berarti pikiran, hati, dan tindakannya sinkron.

Orang-orang yang berbahagia dan menikmati kehidupan adalah orang yang sangat mempesona.

Yang menjadikan wanita tertarik kepada pria itu bukan kualitasnya tetapi kualitas dalam tindakannya, yang dilakukannya.

Wanita hanya beberapa saat tertarik kepada pria tampan. Ketampanan itu dikalahkan oleh kemapanan karena ketampanan itu hanya kulit wajah yang kebetulan bagus saat muda. Tapi hidup tidak bisa dibayar dengan wajah saja. Itu sebabnya jadilah orang yang berhasil. Kualitas menarik bagi wanita adalah yang kita lakukan dengan kualitas itu.

Tidak usah memiliki kualitas yang hebat. Orang-orang besar, hebat, kaya, mereka memiliki kualitas-kualitas yang biasa, tetapi penggunaannya luar biasa.

Jadi kalau mau menjadi pribadi yang mempesona, syukuri yang sudah ada pada diri Anda, lalu gunakan sebaik-baiknya.

Pesona itu dibentuk. Memang ada orang yang lebih mudah melakukan sesuatu yang menarik perhatian orang lain, tetapi bisa dibangun, bisa dibentuk. Pelajari yang diharapkan oleh orang.

Jadilah pribadi yang memenuhi harapan. Itu sudah pesona. Apapun caranya.


Segmen V :

Orang yang bisa berbicara buruk tentang orang lain akan memburukkan dengan lebih buruk, orang-orang yang putus dari cintanya karena dia pembenci dan tidak ada dendam yang lebih kejam daripada dendam cinta.

Orang-orang yang berbahagia, yang menikmati kehidupan itu mempesona, lalu apa pesona orang yang pembenci?

Tulisan Anda yang memaki di internet itu permanen ada di internet. Orang dengan mudah menemukan kata-kata Anda yang buruk itu saat Anda melamar pekerjaan. Apabila ada yang bisa Anda delete dari komunikasi internet Anda yang tidak baik, delete.

Telah banyak perusahaan didirikan mengumpulkan perilaku buruk online dari orang-orang yang berperilaku buruk.

Cara paling buruk untuk merusak reputasi adalah menjadi pembenci di internet.

Pesona Anda mulai ada dan dikenali orang saat orang mengatakan ooh, biasanya karena Anda melakukan sesuatu.

Wanita paling suka menemukan pria melakukan sesuatu yang tidak lazim.

Yang lebih hebat lagi pesonanya saat orang bilang : wow. Itu kekaguman karena tidak menduga Anda memiliki kualitas itu. Orang yang dikagetkan oleh satu kualitas, biasanya menduga banyak kualitas lain yang belum diketahuinya.

Jadi kalau Anda belum diperhatikan, lakukanlah sesuatu yang membuat orang mengatakan ooh, dan kalau hebat lagi mengatakan wow.

Kalau orang diam yang berjalan adalah dugaan orang. Kata-kata kita kalau tidak berwibawa, lebih baik diam karena orang bodoh yang diam tampil lebih bijak daripada orang sangat terdidik tetapi yang banyak mengeluh.

Daya tarik itu adalah kadang-kadang membiarkan orang lain menduga.

Musuh Anda selalu menduga Anda lebih kuat daripada Anda aslinya.

Pesaing Anda selalu menduga Anda lebih ahli daripada Anda aslinya.

Setiap orang minder. Setiap orang takut dengan komentar orang lain sehingga kenapa Anda ikut-ikut minder?

Mulai sekarang, diam. Bicara hanya kalau memang yang Anda bicarakan bernilai.

Orang yang hanya bicara kalau ada yang salah, akan sangat didengarkan.


Segmen VI :

Yang paling sederhana adalah kesederhanaan yang tidak sederhana dampaknya.

Orang yang mempesona adalah yang tahu yang diharapkan orang lain, lalu menjadikan dirinya pemenuh harapan.

Tuhan akan berbahagia sekali kepada kita kalau kita mengerti yang diharapkan oleh Tuhan dan memenuhi harapan Tuhan.

Yuk kembali ke pribadi yang sederhana, yang tidak berstrategi, yang tidak pelik, yang polos apa adanya, yang percaya bahwa yang memuliakan kita itu Tuhan, bukan orang lain, bukan karena kepalsuan, jadilah pribadi yang sederhana tetapi yang tidak sederhana dampaknya.

Saya haruskan diri saya tertarik kepada orang yang saya hadapi. Banyak orang tidak tertarik karena orang itu tidak menjanjikan keuntungan.

Mulai dari sekarang, itu ilmunya ikhlas, bertemu orang tanpa mengukur dia bisa menguntungkan apa lalu tertarik.

Jangan hindari ketertarikan kepada orang lain, justru tertariklah, tapi jangan kehilangan diri Anda.

Serahkan diri Anda, tetapi jangan kehilangan diri, berarti tetap menjadi pribadi yang anggun, mengagumi.


Segmen VII :

Orang yang hatinya baik mempesona bagi orang baik.

Orang baik diberikan satu kualitas oleh Tuhan untuk juga dibaiki oleh orang jahat. Orang jahat itu kagum kepada orang baik. Sebetulnya orang jahat itu juga iri, juga terpesona pada kebaikan orang yang baik.

Jalur komunikasi pesona itu jalur perasaan.

Kesan dan perasaan itu berbeda. Kesan itu pola pikir. Kesan itu bisa diatur, distrategikan seperti gayanya, bicaranya. Tetapi rasa itu tidak, itu dari hati. Mulai dari sekarang, jangan berfokus pada kesan tetapi pada perasaan baik.

Yuk jadi orang baik. Orang baik itu kehebatannya dijamin Tuhan.

Pesona. Semakin Anda santai, semakin Anda menarik. Bukan yang tegang yang menarik, tetapi yang sangat damai dengan dirinya sendiri.

Yuk jadi pribadi yang damai. Yang dikatakan menjadi diri sendiri adalah jadilah diri Anda yang indah. Tidak ada orang yang gelisah yang bisa menarik. Sabarlah, tidak ada orang marah yang bisa menarik. Memujilah karena tidak ada pembenci yang menarik.

Jadi kalau begitu undangan untuk kembali menjadi pribadi yang baik itu sebetuknya undangan untuk menjadi pribadi yang mempesona, yang menarik dan ini keberhasilan kehidupan.

Sebagai jiwa yang indah, keberhasilan kehidupan Anda adalah waktu Tuhan jatuh cinta kepada Anda.


Semoga bermanfaat. Aamiin.

Waktu dan Proses


Yang dibutuhkan sebulir padi untuk tumbuh menjadi beras adalah waktu dan proses.

Tidak mungkin semena-mena atau dalam bahasa kerennya secara instan bisa langsung menjadi beras tanpa disiram, dipelihara dan diberikan pupuk agar tumbuh menjadi padi unggul. Padi unggul yang rasanya enak.

Begitu juga kehidupan kita. Kita harus melalui proses. Tidak ada yang instan. Semuanya harus teruji dengan waktu.

Yuk nikmati prosesnya dan nikmati apa pun yang terjadi kepada kita karena Tuhan tidak mungkin memberikan sesuatu selain tujuannya memuliakan kita.

Tujuan Hidup


Setiap orang memiliki tujuan dalam hidupnya. Mungkin sama, mungkin saja berbeda.

Tetapi yang menjadikan hidup seseorang berarti atau tidak adalah apakah dia berhasil mewujudkan tujuan hidupnya.

Apakah tujuan hidup Anda?

Tujuan hidup saya adalah menjadi orang baik.

Tidak berhenti hanya menjadi orang baik, tetapi menjadi orang baik yang berilmu, yang suka berbagi, membahagiakan orang lain dan menjadi orang baik yang kaya, tidak hanya kaya harta tetapi juga kaya hati.

Aamiin.

02 Juli 2012

Tidak Takut Lagi, MTGW, Minggu, 17 Juni 2012

Segmen I :

Sebagian besar dalam waktu kita, kesadaran kita, kita lebih banyak berkutat dengan rasa takut daripada dalam kegembiraan menyambut kehidupan yang lebih baik.

Pasti ada rahmat dari rasa takut yang belum kita mengerti sehingga kita tidak menyukai rasa takut.

Tidak ada orang tidak takut karena takut itu diciptakan untuk perlindungan kita. Takut itu rahmat. Hanya apapun yang baik kalau digunakan dengan salah menjadi salah. Rasa takut itu melindungi kita dari melakukan kesalahan yang tidak perlu.

Seorang pemberani itu takut sebelum melakukan, selama melakukannya lupa, setelah selesai lebih takut lagi. Pemberani itu mudah dicintai Tuhan karena dia sama penakutnya dengan kita semua. Tetapi dia menggunakan formula ajaib yaitu keberanian adalah rasa takut yang ikhlas bertindak karena dia tahu ada tali yang menghubungkan dirinya dengan Tuhan yang disebut berserah. Sehingga orang takut yang ikhlas dia tahu dia di dalam perlindungan Tuhan. Kalau niatnya baik Tuhan tidak akan menggagalkanku, kecuali ada yang lebih baik bagiku.

Penakut takutnya setiap waktu.


Segmen II :

Saat saya muda saya takut salah maka tidak bertindak, sekarang saya bertindak dengan sebaik-baiknya karena takut salah.

Sikap yang sehat terhadap rasa takut menjadikan kita dibesarkan atau dikerdilkan. Kuncinya adalah apakah Anda bertindak karena rasa takut? Apakah Anda mati tindakannya karena rasa takut? Atau Anda menjadi terbaik tindakannya karena takut gagal? Pilih.

Penghalang pertama bagi seorang profesional yang ingin berbisnis adalah istrinya.


Segmen III :

Sumber pendapatan Anda adalah Anda. Akulah menjadikan diriku dibayar.

Hidup itu bukan untuk ditetapkan pada waktu kita muda dan tidak tahu. Jangan coba-coba menetapkan yang hanya diketahui oleh Tuhan. Tugas kita menjalaninya dengan sabar, dengan tabah, dialami dengan seindah mungkin, rasa takut itu tetap menjadi rasa takut karena tidak dialami. Begitu dialami dia menguap, menjadi bagian dari keberanian kita. Jadi kalau begitu patuh saja kepada kebaikan, jalani, nanti Tuhan yang memilihkan yang menurut Tuhan paling sesuai bagi niat kita sebagai rahmat bagi sesama dan alam.


Segmen IV :

Masa depan tidak otomatis membawa kualitas dari apapun yang terjadi di masa lalu. Masa lalu Anda bukan kualitas otomatis masa depan Anda. Seberantakan apapun masa lalu Anda, masa depan Anda masih bisa dirapikan. MTGW ini ada supaya membantu orang supaya tidak meneruskan sikap yang memberantakkan kehidupan menjadi pemberantak masa depan.

Jadilah pribadi yang hatinya bersih dari dugaan buruk, yang pikirannya bersih dari muslihat yang merugikan orang lain, dan yang tindakannya menggembirakan sesama. Tidak ada orang yang seperti itu yang hidupnya gelap.

Orang yang mau stabil harus mencapai kecepatan tertentu.

Jangan bicara stabilitas kalau Anda tidak bergerak. Tidak ada orang diam yang bisa damai. Semakin Anda cepat bergerak, semakin gangguan perasaan di dunia ini tidak mempan.

Tugas orang tua adalah menyiapkan kecocokan. Orang tua harus memastikan anaknya tidak cocok bagi keburukan. Anak kita harus cocok hanya untuk kebaikan. Orang tua itu harus menyiapkan anak-anaknya bagi sesuatu yang akan membahagiakannya di masa tua.


Segmen V :

Jatuh itu biasa tapi jangan lama berbaring di situ. Berapa banyak dari kita menikmati perasaan sebagai korban.

Tidak apa merasakan berantakan dari waktu ke waktu. Tidak apa, bahkan Tuhan senang melihat kita kehilangan kesombongan, kehilangan PD yang berlebihan lalu meratap seperti digagalkan oleh Tuhan.

Pada saat itulah Tuhan mengatur ulang jigsaw puzzle-nya. Aku terlalu sombong di sini, terlalu yakin di sini, terlalu tergesa, mempercayai orang yang salah, mendengarkan komentar yang tidak ada gunanya. Tidak apa untuk berantakan sekali, dua kali, tetapi pastikan Anda berantakan di depan Tuhan. Jangan berantakan di media sosial.

Kalau begitu, jangan merasa rendah kalau Anda sedang jatuh. Karena, katakan ini, bukan jatuhku yang penting, tapi bangkitku setiap kali aku jatuh.

Yang penting adalah apa yang kita lakukan karena rasa takut itu.

Tidak takut lagi itu karena kita telah meninggalkannya, lebih kuat darinya, mempunyai sistem untuk mencegah terjadinya.

Musuh yang tidak kita takuti betapapun besarnya adalah musuh yang jauh atau musuh yang kita ubah menjadi sahabat.

Takut itu boleh, hanya takutlah untuk sesuatu yang menjadikan kita lebih baik, yang lain katakan aku tidak takut lagi.

Tidak takut lagi berarti orang menjadi mampu. Bukan takutnya yang penting tapi pertumbuhan kemampuan sehingga kita mengatakan tidak takut lagi.


Segmen VI :

Ketakutan karena kelemahan itu karena tidak mensyukuri kekuatan. Orang bersyukur akan melihat kekuatannya. Orang itu kuat bukan berarti karena dia tidak memiliki kelemahan, tetapi karena menggunakan apapun sebagai kekuatan.

Orang-orang yang besar, yang berhasil dalam kehidupan kita bukan orang-orang yang terlengkapi, mereka kadang-kadang bahkan dikurangi, di masa mudanya supaya membangun kekuatan itu di dalam dirinya.

Semangat untuk tidak punya pilihan lain kecuali naik, bukankah itu kekuatan? Maka orang yang bersyukur, banyak yang kelihatan. Yang tadinya kemiskinan dikeluhkan sekarang disyukuri. Tuhanku, ternyata kemiskinan menjadikanku pribadi yang lebih kuat. Jadi marilah kita berterima kasih kepada Tuhan, tetapi jangan lama-lama dimiskinkan supaya kita segera menggunakan kekuatan ini untuk kehidupan sesama.

Orang yang takut masuk ke sesuatu karena takut tidak jujur lagi karena tidak yakin dia bisa bertahan. Bukan lingkungannya, kita.

Kecintaan saya terhadap Tuhan membuat saya takut sekali berlaku tidak jujur.

Janganlah rasa takut Anda untuk tidak berlaku jujur malas memasuki di mana Tuhan bisa memperkaya Anda dengan rezeki yang baik. Masuki. Jadilah orang jujur.

Kejujuran itu tetap penting. Kejujuran itu menjadikan orang-orang baik tumbuh, menjadi sesuatu, membangun sesuatu yang mudah-mudahan berpengaruh kepada kebaikan.

Jangan cegah diri Anda melakukan apapun karena Anda takut ketidakjujuran menguasai Anda. Jadilah pribadi yang lebih kuat dari itu dan katakan, in the name of God, because of God, and for God.


Segmen VII :

Kita ini hidup banyak memikirkan yang belum kita miliki. Dan karena yang belum kita miliki selalu kita anggap lebih baik daripada yang sudah dimiliki, timbul pengeluhan, penyepelean dari yang sedang kita miliki.

Jadi kalau kita ingin kembali ke perasaan yang damai, yang lebih mudah bagi keberanian untuk bersemi adalah mensyukuri yang sudah ada pada kita.

Kenapa nikmat ditambahkan kepada orang yang bersyukur karena banyak orang belum menggunakan yang sudah ada padanya, menginginkan sesuatu yang baru.

Anda hanya membutuhkan diri Anda untuk berhasil. Tidak yang lain-lain.

Kalau ada orang bilang, "Saya dibantu oleh dia". Dia butuh bantuan saya maka dia bantu saya. Jangan pernah minder ya, kalau ada orang membantu Anda. Jangan pernah kehilangan hormat pada diri Anda sendiri. Anda penting. Anda ciptaan Tuhan. Tuhan tidak membuat kesalahan dalam penciptaan.

Tidak takut lagi tidak berarti tidak akan takut untuk tantangan yang lebih besar. Kita mengatakan tidak takut lagi untuk hal-hal yang selama ini menyiksa kita dan mengerdilkan upaya kita.

Yuk kita berfokus kepada yang bisa kita lakukan, bukan pada yang tidak bisa kita lakukan.

Yuk kita juga jangan meresahkan yang sulit. Tetapi, mulai melakukan yang sedang mudah. Semua masalah diciptakan Tuhan mudah pada awalnya, kita memperbesar dan mempersulitnya dengan menunda. Maka cara terbaik untuk menyelesaikan masalah adalah menyelesaikannya seawal mungkin. Itu sebabnya, masalah bukan gangguan tetapi prioritas. Kalau ada masalah segera selesaikan.

Galau itu proses alamiah dari pertumbuhan karena galau adalah jarak antara masa muda yang labil dan masa dewasa yang mapan.

Labil-lah tapi pastikan Anda memenangkan kecepatan baru, melakukan lebih banyak hal, menyapa dengan ramah orang-orang, melakukan hal-hal yang bahkan tidak dibayar, Anda tetap Anda lakukan dengan indah mengapa, Anda mencintai yang Anda lakukan.

Lalu, karena Anda terlalu sibuk hidup dalam keindahan kesegeraan melakukan yang mungkin Anda lakukan, Anda disampaikan oleh Tuhan pada keadaan dan kemampuan yang tadinya Anda pikir tidak mungkin. Lalu Anda berdiri tegak dan gagah dan mengatakan kepada Tuhan, "Terima kasih Tuhan, hari ini aku tidak takut lagi."



Semoga bermanfaat. Aamiin.