04 April 2012

Hak-hak seorang ibu dari buku Keutamaan Birrul Walidayn oleh Ibrahim al-Hazimiy, Qisthi Press

Kalau saja engkau tahu, hak ibumu itu besar sekali.

Nak! Banyaknya anak baginya tidaklah jadi persoalan.

Hampir tiap malam dia terjaga, tak nyenyak tidur
menahan beratnya kandunganmu.

Namun, cintanya kepadamu,
membuatnya hanya merintih dan menghela napas.

Ketika melahirkan,
kamu tidak tahu bagaimana sakit yang dia derita.

Saking gelisahnya (memikirkan keselamatanmu),
dia tidak ingat apapun.

(Setelah engkau lahir) tidak jarang dia membersihkan
kotoranmu dengan tangan kanannya.

Tidur beralaskan apapun tidak jadi soal,
asalkan engkau mendapat tempat tidur yang empuk.

Dia layani sendiri semua permintaanmu,
dan dari payudaranya,
kamu dapatkan minuman yang lezat.

Semasa kamu kecil, seringkali dia lapar
dan malah memberikan makanannya kepadamu.

Dia sangat menyayangimu.

Namun ketika kamu sudah besar,
kamu lupa dan menyia-nyiakannya.

Kamu sibuk dengan urusanmu sendiri.

Dia terabaikan.

Oh orang yang punya akal
tapi mengikuti hawa nafsunya!

Oh orang yang punya mata lahir tapi buta mata hatinya!

Pintalah doa-nya (ibu) sebanyak-banyaknya.

Sebab kamu sangat membutuhkan doa darinya.

Tidak ada komentar: