24 Maret 2012

Karakter Ibadurrahman, Surat Al-Furqan (25) : 63-77

Karakter Ibadurrahman, Surat Al-Furqan (25) : 63-77 :

1. Tawadhu : tidak sombong dan menghadapi orang bodoh dengan kata-kata baik.

Adapun hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah orang-orang yang berjalan di bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata menghina), mereka mengucapkan, "Salam". (Surat Al-Furqan : 63)

2. Menghidupkan malam dengan ibadah : melaluinya dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka.

dan orang-orang yang menghabiskan waktu malam untuk beribadah kepada Tuhan mereka dengan bersujud dan berdiri. (Surat Al-Furqan : 64)


3. Memohon dihindarkan dari adzab jahannam.

Dan orang-orang yang berkata, " Ya, Tuhan Kami, jauhkanlah azab Jahannam dari kami, karena sesungguhnya azabnya itu membuat kebinasaan yang kekal," (Surat Al-Furqan : 65)

sungguh, Jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman. (Surat Al-Furqan : 66)

4. Tidak kikir dan tidak berlebihan.

Dan (termasuk hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih) orang-orang yang apabila menginfakkan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, di antara keduanya secara wajar. (Surat Al-Furqan : 67)

5. Menjauhi dosa besar. Pangkal dari dosa besar : syirik, membunuh, dan berzina.

dan orang-orang yang tidak mempersekutukan Allah dengan sembahan lain dan tidak membunuh orang yang diharamkan Allah kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina; dan barang siapa melakukan demikian itu, niscaya dia mendapat hukuman yang berat. (Surat Al-Furqan : 68)

Orang yang melakukan zina akan terhina baik di dunia maupun di akhirat.

(yakni) akan dilipatgandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina, (Surat Al-Furqan : 69)


kecuali orang-orang yang bertobat dan beriman dan mengerjakan kebajikan; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebaikan. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. (Surat Al-Furqan : 70)

Dan barang siapa bertobat dan mengerjakan kebajikan, maka sesungguhnya dia bertobat kepada Allah dengan tobat yang sebenar-benarnya. (Surat Al-Furqan : 71)


6. Tidak memberikan kesaksian palsu dan menjaga kehormatan diri.

Dan orang-orang yang tidak memberikan kesaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka berlalu dengan menjaga kehormatan dirinya, (Surat Al-Furqan : 72)


7. Perhatian terhadap ayat-ayat Allah.

dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat-ayat Tuhan mereka, mereka tidak bersikap sebagai orang-orang yang tuli dan buta, (Surat Al-Furqan : 73)

8. Mendambakan keluarga dan keturunan yang menyejukkan hati.

Dan orang-orang yang berkata, "Ya, Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa." (Surat Al-Furqan : 74)



9. Ganjaran untuk ibadurrahman :

Dibalas dengan martabat tinggi di dalam surga karena kesabaran mereka dan disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya.

Mereka itu akan diberi balasan dengan tempat yang tinggi (dalam surga) atas kesabaran mereka, dan di sana mereka akan disambut dengan penghormatan dan salam. (Surat Al-Furqan : 75)

Mereka kekal di dalamnya. Surga itu sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman. (Surat Al-Furqan : 76)

Orang mukmin tidak boleh rendah diri karena harta atau tampilan fisik.

Semua yang dilakukan ibadurrahman membutuhkan kesabaran.

Jenis-jenis kesabaran :
a. Kesabaran dalam ketaatan.
b. Kesabaran dalam menjauhi larangan Allah.
c. Kesabaran ketika mendapatkan musibah.


10. Balasan terhadap yang tidak mengindahkan tuntunan Allah.


Katakanlah (Muhammad, kepada orang-orang musyrik), "Tuhanku tidak akan mengindahkan kamu, kalau tidak karena ibadahmu. (Tetapi bagaimana kamu beribadah kepada-Nya), padahal sungguh, kamu telah mendustakan-Nya? Karena itu, kelak (azab) pasti (menimpamu)" (Surat Al-Furqan : 77)

Jadikanlah perjalanan hidup kita sebagai refleksi kecintaan kita kepada Allah SWT agar kita tidak takut akan kematian dan bertemu dengan Allah SWT.


Semoga bermanfaat. Aamiin.

Tidak ada komentar: