Segmen I :
Mulai hari ini dengan keindahan semangat, untuk melihat yang sudah ada sebagai sarana untuk mencapai yang belum ada. Melakukan yang mungkin untuk mencapai yang tadinya tidak mungkin.
Orang yang mengatakan bosan kepada orang lain, sebetulnya mengharapkan pengganti.
Dalam mengganti, kalau kita bijak, artinya ganti diri yang sama menjadi diri yang banyak plusnya, karena kita banyak kurangnya dan bertahan kalau dikritik pasangannya.
Rasa bosan akan datang kalau Anda tidak merencanakan sesuatu yang baru.
Ketertarikan adalah dasar dari marketing. Bukan kualitas produk.
Jangan jadi orang biasa karena orang biasa akan diperlakukan biasa. Lakukan sesuatu yang lain.
Jangan biarkan diri Anda dianggap biasa. Lakukan sesuatu yang menjadikan Anda mengejutkan.
Pribadi yang menarik adalah pribadi yang tidak bisa diduga.
Segmen II :
Jangan berikan alasan untuk membuat orang lain merasa bosan.
Karena Anda akan menjadi sesuatu, hiduplah dengan damai, hidup dengan bahagia.
Karena batas kemampuan, Anda mengeluh, itu salah, karena tidak ada orang lemah.
Jadi bukan kekuatan yang penting, tetapi apa yang dilakukan dengan kekuatan itu.
Kalau Anda merasa lemah, temukan hal-hal yang meledak kalau Anda lakukan dengan kelemahan itu.
Jangan mengeluh kalau belum melakukan semua yang bisa Anda lakukan. Apakah Anda sudah mencoba yang bisa Anda lakukan dalam kelemahan Anda?
Jangan menyiksa diri Anda dengan pendapat yang salah.
Segmen III :
Pribadi yang tertarik kepada dirinya tidak akan merasa bosan dengan apa pun.
Orang yang tertarik pada dirinya sendiri tidak bisa dibuat bosan.
Pembosan adalah orang-orang yang tidak tertarik pada dirinya sendiri, mengeluh tentang dirinya sendiri, membanding-bandingkan dirinya dengan orang lain, membandingkan kelemahannya dengan kekuatan orang lain, lupa bahwa dia memiliki hal-hal yang tidak dimiliki orang lain, lupa bahwa dia memiliki kekuatan yang tidak dimiliki orang lain.
Katakan sesuatu yang baik kepada diri sendiri dan syukuri bahwa Tuhan telah memberikan diri itu untuk Anda berhasilkan dalam hidup ini.
Jadilah orang yang adil, karena orang-orang yang tidak adil, yang melihat semua orang salah dan dirinya benar tidak mungkin damai, karena orang yang tidak adil pasti tidak mendapatkan keadilan sudut pandang kehidupan ini.
Tidak ada baiknya merasa benar di atas kesedihan pasangan kita.
Takdir dan nasib adalah dua hal yang berbeda.
Nasib itu pilihan. Obatnya adalah ketegasan.
Obat untuk masalah takdir adalah keikhlasan.
Ikhlaslah menerima kalau kita adalah pribadi-pribadi yang menjadi rahmat bagi sesama.
Jadilah orang yang adil, karena orang-orang yang tidak adil pasti tidak mendapatkan keadilan sudut pandang dalam kehidupannya
Segmen IV :
Banyak sekali orang yang sangat sopan di luar keluarganya, tetapi sangat tidak sopan di dalam keluarganya.
Musuh yang penuh hormat lebih baik dari pada sahabat yang tidak sopan.
Musuh yang menghormati kita itu objektif, kalau kita benar, dia setujui. Kalau kita baik bagi orang lain, baik baginya, dia bantu. Tapi sahabat yang kasar, yang tidak sopan, berisiko besar bagi nama baik kita karena dia akan melakukan keburukan dan mengaku teman kita.
Tidak mungkin kita dirugikan dengan berlaku hormat kepada orang lain karena di dalam perlakuan hormat itulah Anda ditenagai oleh hal-hal yang tidak kita ketahui. Jadilah orang yang penuh hormat.
Kita ini tidak spontan lagi. Karena itulah kita tertarik kepada orang yang spontan.
Jadilah pribadi yang spontan. Di dalam rencana Anda tetaplah jadi spontan.
Segmen V :
Kebosanan akan datang ke dalam hubungan yang membiasa. Membiasa biasanya karena tidak ada yang baru dan tidak ada yang baru karena tidak spontan lagi mencoba sesuatu yang tidak rutin.
Ketertarikan terhadap yang baik bagi Anda berdua itu lebih penting daripada ketertarikan Anda terhadap satu sama lain.
Jadi, orang-orang yang jatuh cinta, pastikan bahwa Anda jatuh cinta kepada orang yang punya ketertarikan sama. Jangan sampai Anda hanya tertarik kepada orangnya, lalu setelah menikah keduanya memiliki ketertarikan sendiri.
Yang menarik bagi Anda berdua, di luar diri Anda lebih penting daripada ketertarikan Anda terhadap satu sama lain.
Ane bosan ente itu bukan kepada orang lain tetapi kepada diri sendiri yang membosankan kepada diri sendiri.
Harapan adalah pemanjang umur.
Jadi orang yang ingin pernikahannya panjang harus membangun hubungan yang penuh harapan.
Orang yang ingin dihormati panjang oleh anak-anaknya, harus membuat anak-anaknya tahu orang tuanya berharapan besar.
Siapa pun yang berbicara di lingkungan yang tidak membangun harapan, membosankan.
Karena hubungan Anda dengan diri Anda sendiri harus panjang, berharapan baiklah.
Jangan katakan Ane bosan Ente, kecuali Anda telah menjadikan diri Anda sendiri pribadi yang sangat menarik, karena pribadi yang menarik, yang tertarik pada dirinya sendiri, tidak akan mampu bosan, kepada apa pun,dimana pun dan tentang apa pun.
Semoga bermanfaat. Aamiin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar