01 Oktober 2011

Young Love, MTGW, Minggu, 22 Mei 2011.

Segmen I :

Mudanya cinta.

Satu-satunya masalah bagi wanita adalah laki-laki.

Kehidupan ini indah sekali kalau laki-laki yang kita cintai itu seperti konsep kita mengenai dia.

Akan indah sekali kalau kita jatuh cinta itu karena betul-betul mencintai orangnya.

Yang menjadikan cinta kuat dan menguatkan orang yang memiliki cinta hanya jika cinta itu diperhatikan.

Cinta cepat mati kalau ditelantarkan.

Berfokuslah pada menjadikan diri Anda pilihan terbaik bagi orang yang Anda cintai.

Kesadaran dari diri Anda atas cinta itu yang menghebatkan. Jangan sepelekan.

Cinta itu akan cepat layu dan mati, apabila ditelantarkan harapan baiknya kepada yang dicintainya.



Segmen II :

Cinta pertama bukanlah young love. Tetapi cinta yang ada pada orang yang usianya muda.

Usia cinta monyet mungkin pendek, tetapi ingatannya lama.

Karena ingat pertama kali rasanya jatuh cinta.

Young love ada di hati orang-orang dewasa.

Cinta adalah kebebasan yang hanya dibatasi oleh biaya.

Cinta di mana biaya itu belum memadai, biasanya masih dicurigai.

Jodoh itu bukan untuk ditemukan. Jodoh itu untuk dibangun.

Aku belum menemui orang yang kuyakini bisa tumbuh bersamaku menjadi belahan jiwa.

Untuk menemukan belahan jiwa, dari awal tuntutlah yang terbaik. Setelah menikah, terima apa adanya.

Kita tidak mungkin bisa dipaksa mencintai.

Cinta tidak bisa dibeli, cinta tidak bisa dipaksakan.

Tumbuhlah di dalam diri yang baik agar Tuhan mencocokkan pribadi yang sudah disiapkan bagi kita untuk bertemu.

Jika ingin mendidik anak-anak menjadi logis mengenai cinta, buat mereka sadar bahwa mereka juga insan ekonomi, yang harus memimpin kehidupan yang sejahtera.


Segmen III :

Cinta adalah perasaan yang menghubungkan saat diam dan bertengkar.

Itu kenyataan asli dalam banyak pernikahan.

Bagaimana kalau jadikan tertawa dan memaafkan. Ingat baiknya.

Sebelum menikah, tuntut dan cari yang terbaik. Setelah menikah, terima apa adanya.

Jadilah keluarga yang cintanya menghubungkan antara kegembiraan dan kemampuan memaafkan.


Segmen IV :

Kisah cinta terindah dalam hidup kita adalah yang tidak pernah kita alami.

Semuanya dalam angan-angan.

Kalau Anda tidak bersedia melakukan sesuatu yang menyenangkannya hanya karena Anda tidak biasa, Anda tidak betul-betul mencintainya.

Satu-satunya perlindungan dari mabuknya cinta adalah membangun logika yang baik sebelum anak-anak jatuh cinta.

Cinta itu angin, sejuk segar yang mengindahkan taman dan perkebunan. Jatuh cinta adalah badai yang merusak semua itu.


Segmen V :

Cinta yang muda paling berarti jika berada di hati orang yang dewasa.

Keindahan pribadi seseorang itu bisa dilihat dari keindahan pribadi orang yang mencintainya.

Orang yang berkualitas, dicintai oleh orang yang berkualitas.

Bergaullah di dalam lingkungan-lingkungan yang baik supaya Anda bertemu dengan orang-orang yang dicintai orang baik.

Tidak ada kualitas apa pun yang bisa selamat kalau ditempeli kata "terlalu".

Cinta yang sesungguhnya mengizinkan yang dicintai menjadi dirinya yang sempurna.

Esensi keindahan hidup adalah cinta.

Tidak ada kehidupan yang bisa indah tanpa cinta. Anda tidak bisa jadi orang baik tanpa adanya cinta di hati Anda.

Yuk kita memelihara keremajaan dari cinta untuk selalu menemukan kegembiraan di dalam hubungan kita dengan yang kita kasihi untuk tidak menggunakan standar-standar yang dideal kepadanya tanpa kita menjadi pribadi yang mau memperbaiki diri dan apabila ada yang terjadi salah di antara Anda berdua, maafkanlah karena bentuk terakhir yang paling indah dari cinta adalah kemampuan untuk memaafkan.

Tidak ada komentar: