01 Oktober 2011

Wawancara Desi Anwar dengan Youngey Mingyur Rinpoche dan Ajahn Brahm.

Youngey Mingyur Rinpoche

The real happiness is an experience of peace, joy, and kindness. Not from outer material but from within ourselves.


Kebaikan dasar. Hargai kualitas baik dalam diri Anda itu.

Common options of facing problems :

1. Believe in your problem, problem will become your boss.

2. Fight with your problem, problem will get stronger.

Or third option.

3. Make friends with your problem, accept it and use it in positive way.


Saat ini kita hidup dengan banyak tuntutan mental dan emosi.

Meditasi adalah menuntun atau mengarahkan diri sendiri.

You should not get rid off negative emotion. You should transform it.


Rasa panik itu seperti sesuatu yang membara dalam diri kita.

Jika Anda bisa mengawasi, melihat marah, artinya Anda sudah bebas dari marah.

Jika ingin benar-benar sukses, pertama harus percaya diri sendiri.

Jika menemukan kedamaian dalam hati, Anda akan bisa membuat orang lain bahagia.

Untuk bisa mengubah dunia, pertama ubahlah diri sendiri. Jika bisa mengubah diri sendiri, sekitar kita akan banyak yang bisa berubah.

In order to change the world, you need to change yourself first then things around you will start to change.

2 hal yang penting : kebijaksanaan dan pengalaman.

Ada 2 masalah :

1. Masalah alam.

2. Masalah yang timbul karena diri kita sendiri.

Kematian itu masalah alam. Tapi rasa takut mati disebabkan oleh diri sendiri.

Kita bisa mengubah penderitaan yang berasal dari diri sendiri, seperti rasa takut.

Let go, but don’t give up.

Lihat masalahnya, pakai pengetahuan, kemampuan kebijaksanaan Anda. Jangan menyerah. Jangan berduka. Terus maju. Pasti ada hasilnya.

Cara terbaik untuk menyumbang perdamaian tingkat global adalah dengan menolong orang lain. Dengan cinta dan kasih sayang.

Perdamaian, kebahagiaan nyata berasal dari cinta dan kasih sayang.

Tidak ada orang yang selalu jahat.

There’s no such things as permanent bad person.

Orang jahat pun ingin berbuat baik. Tapi mereka tidak tahu caranya.

Sifat alami semua orang adalah baik, ingin berbuat kebaikan. Jika kita melakukan sesuatu, pasti akan menghasilkan.

Kita tidak tahu perdamaian sejati dalam diri kita. Yang kita inginkan meraih kebahagiaan. Yang kita lakukan menimbulkan penderitaan. Kontras antara yang kita inginkan dengan yang kita lakukan. Itu masalahnya.



****

Ajahn Brahm


The world is full of labelles that seperate people.

Seringkali merasa terikat karena takut terbuka, takut menjadi rapuh, takut membuat kesalahan.

Tekanan hidup kita tidak ada kaitannya dengan seberapa besar tanggung jawab dan tugas yang kita miliki.

Tekanan adalah saat beban terlalu berat, kita tidak tahu cara meletakkannya untuk beristirahat dan bersantai. Bila tahu kiatnya, pada saat lelah dan tertekan, kita taruh tugas tanggung jawab, kecemasan beberapa menit dan bermeditasi. Setelah itu kita angkat lagi tugas itu dan bisa bekerja dengan lebih efisien.

Kenapa orang merasa perlu melakukan sesuatu, menjadi seseorang, mereka harus melakukan segala yang membuat mereka tertekan?

Seringkali karena rasa takut dan takut dikritik.

Sewaktu kecil kita diberitahu kesalahan kita, bahwa kita kurang cantik, kurang pandai. Itu menimbulkan banyak tekanan pada kita.

Setelah bisa santai dalam hidup dan tak takut jatuh, kita cenderung takkan jatuh.

When you learn how to relax in life and not be afraid of falling off, then you don’t tend to fall off.

Meditasi adalah sikap terhadap yang Anda rasakan.

Meditation is the relationship with life. Make peace with this moment, be kind and be gentle to yourself.

Jika santai, berdamai dengan saat ini, nikmati, bersikap lembut, Anda akan rasakan seninya menjadi begitu menenangkan, begitu mudah. Sebab itu dinamakan meditasi. Hubungan Anda dengan kehidupan. Bukan berusaha mengubah kehidupan. Karena mustahil untuk diubah. Anda bisa mengubah sudut pandang Anda. Berdamailah, bersikap baik dan lembut.

Creativity does not come when you are stress out, creativity comes when you have a sense of fun.

Kreativitas tak muncul saat kita tertekan. Kreativitas muncul saat kita bergembira, bermain. Itu sesuatu yang tak ada dalam pekerjaan.

Yang terjadi saat bermeditasi adalah segalanya berhenti bergerak.

Yang bisa diketahui otak adalah perubahan.

Ada orang yang tidak menyadari bahwa pikiran mereka indah. Karena tertutupi oleh semua obyek di luar. Jadi masuki diri Anda, ke dalam pikiran. Akan terasa sangat damai dan indah.

Pikiran kita bisa melihat semua yang mata kita lihat. Dan bisa membayangkan segala yang tidak bisa kita lihat di dunia nyata. Pikiran kita bisa mendengar, membaui, merasakan sensasi yang kita bayangkan.

Segala yang tak mungkin kita alami dan ketahui bisa muat ke dalam pikiran. Jadi pikiran Andalah yang paling besar.

Kita tidak bisa mengontrol pikiran. Jadi relakan saja,. Jika kita merelakan akan menjadi damai dan tenang sekali.

Seringkali karena tak tahu cara kerja pikiran, biarkan saja, akan menjadi damai sendiri.

When you stop controlling your mind then you can attain peace.

Kita memiliki emosi positif dan emosi negatif. Emosi negatif menunjukkan sikap disfungsional dalam hidup.

Saat kita marah, itu tidak menguntungkan siapa pun. Saat kita marah, orang akan mengira kita bersikap bodoh atau sedang tak enak hati. Kita hanya menyakiti diri sendiri.

Kebahagiaan adalah menikmati saat ini. Mensyukuri yang saya miliki.

Tidak bahagia adalah saat saya selalu ingin lebih. Lalu saya harus bekerja.

Saya ingin lebih baik, ingin berbeda. Tidak ada kategori untuk mengembangkan diri.

Selama ini saya menikmati jati diri saya dan jati diri Anda. Menikmati keadaan. Bukan berusaha mengubahnya.

Semoga bermanfaat. Aamiin.

Sumber : http://www.metrotvnews.com/read/newsprograms/2011/05/28/8894/385/Youngey-Mingyur-Rinpoche-and-Ajahn-Brahm/1

Tidak ada komentar: