Pagi tadi saya berangkat seperti biasa, menggunakan bus kota, yang kali ini juga tidak ada kernetnya.
Dan seperti biasa, ada seorang penumpang yang naik masih menghisap rokok lalu duduk di dekat supir.
Tetapi yang tidak biasa adalah saat seorang bapak tua yang akan turun dan memberikan ongkos ke sang supir, bapak tersebut menegur si penumpang yang merokok itu sambil menunjuk ke arah tertentu.
Setelah saya lihat, ternyata beliau menunjuk ke arah stiker yang bertuliskan : "Dia yang merokok, kita yang mati."
Kembali ke hal yang biasa.
Si penumpang perokok itu hanya melihat sekilas ke stiker tulisan tersebut.
Dan seperti yang sudah bisa ditebak, tetap terus merokok hingga rokoknya habis dihisapnya.
Ya, setidaknya si bapak sudah berusaha.
Terima kasih banyak, Pak, semoga bapak mendapatkan amal setelah mengingatkan si perokok itu untuk tidak merokok di dalam bus. :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar