Keterampilan yang Mesti Dimiliki Ibu :
Setiap ibu harus punya kemampuan untuk mengobservasi atau membaca karakter anak masing-masing. Jangan menyamakan anak atau copy paste, tiap anak punya plus-minus.
1. Harus punya kemampuan menerima dengan lapang dada anak kta dengan penuh cinta. Harus punya kemampuan sebagai role model atau contoh bagi anak.
2. Harus bisa berganti-ganti peran, kadang sebagai orang tua, teman, sahabat, guru, harus bisa menempatkan sesuai situasi dan kondisi anak.
3. Tekankan pembangunan karakter. Sopan itu prestasi. Anak yang baik hati, tidak sombong itu juara. Jangan selalu pakai ukuran nilai akademis untuk mengukur kepintaran anak. Juara bukan sekadar nilai akademis tinggi tetapi juga bagaimana anak mampu berperilaku atau punya karakter yang baik dan jujur. Kalau nilai 100 tapi menyontek, itu percuma.
4. Anak gencar bertanya, orang tua harus siap dengan pertanyaan anak. Kalau tidak bisa menjawab misalnya, minta waktu untuk mencari jawaban di mesin pencari google.
Ajeng Raviando, psikolog.
Kiat memotivasi anak:
1. Kita pahami dulu karakter anak. Tiap anak berbeda pandangan walau nilainya sama.
2. Harus bisa menggali perasaan anak. Sedang sedih, sedang senang, kita bisa tahu. Setelah itu kita bisa masukkan sugesti.
3. Dengan pasangan, terlebih dahulu samakan persepsi. Kalau persepsi orang tua tidak sama, anak akan bingung.
4. Semua usahakan seimbang, antara akademik, sosial, emosi, spiritual, norma.
5. Membiasakan saling menelepon, saling bercerita antara orang tua dan anak. Anak akan melakukan hal yang sama pada orang tua.
6. Kalau khilaf menyakiti hati anak, segera bilang minta maaf untuk menghapus rasa kecewa dan membangun kepercayaan lagi. Antar anak juga dibiasakan saling meminta maaf.
7. Meminta izin, mengucapkan terima kasih, sederhana tapi benar-benar mengajarkan norma kepada anak.
Irma Ayank Gustina, psikolog.
Banyak cara memotivasi anak untuk belajar. Utamanya adalah memperkuat tujuan yang sudah disepakati.
Membuat catatan pengingat adalah hal yang efektif, misalnya :
1. Menuliskan atau membuat visualisasi dari target-target dan menempelkan di tempat yang paling sering dilihat.
2. Membuat grafik pencapaian dan menempelkan di tempat yang mudah dilihat seluruh anggota keluarga.
3. Merayakan pencapaian ketika satu target berhasil diselesaikan, bisa juga dengan pemberian hadiah yang sudah disepakati sebelumnya.
Ami KMD Saragih, psikolog.
Tips memberikan motivasi pada anak :
1. Sepakati tujuan yang telah dibuat bersama.
2. Membantu anak membuat pernyataan pribadi (self-affirmation)
3. Menyepakati cara pencapaian.
4. Menentukan bersama target-target antara.
5. Menentukan penghargaan yang didapat untuk keberhasilan antara maupun utama.
6. Menawarkan dukungan.
7. Mengajak anak untuk membayangkan situasi (imaginering)
8. Mendampingi anak mengejar sasaran.
9. Merayakan bersama, keberhasilan yang telah dicapai.
Ami KMD Saragih, psikolog.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar