30 September 2010

Meminjam, tetapi lupa mengembalikan.

Sudah beberapa pulpen milik saya dipinjam oleh beberapa rekan kerja saya.

Dan hasilnya, sampai saat ini pulpen-pulpen tersebut belum kembali.

Bukan hanya pulpen, tetapi benda-benda lain yang dipinjam, kadang tidak kembali kecuali diminta.

Apakah memang seperti itu keadaannya sekarang?

Sesuatu yang dipinjam harus diminta terlebih dahulu sebelum barang itu kembali kepada pemiliknya?

Tetapi dengan meminjamkan benda atau buku milik saya, saya menjadi tahu, orang-orang yang dapat menjaga amanah.

Sebuah hadiah yang sangat menyenangkan, dapat mengenal orang-orang yang memiliki sifat yang sama : mengembalikan benda yang dipinjam seperti saat benda itu dipinjam.

:D

29 September 2010

Kecewa

It's easier said than done.

Ya, begitulah. Memang lebih mudah untuk mengucapkannya daripada melakukannya.

Itu yang saya rasakan saat ini.

Terutama setelah berjanji untuk terus menulis setiap hari.

Kadang kalah dengan kemalasan, rasa jenuh, letih, tidak tahu apa yang mau ditulis.

Ya, sudah, tulis saja yang saya rasakan saat ini.

Kecewa, ya, kepada diri sendiri karena saya tidak melaksanakan yang sudah saya jadikan janji.

Terima kasih teman, karena dirimu benar-benar berkomitmen untuk melakukannya.

Membuatku ikut tersemangati.

Mungkin tulisan saat ini belum sepenuhnya menginspirasi. Tetapi dengan banyak latihan semoga semuanya dapat tercapai.

Amin.

So help me, God.

Privasi

Sebenarnya apa sih privasi itu?

Menurut saya, privasi adalah ruang yang dibutuhkan seseorang untuk memiliki sesuatu ataupun waktu yang memang untuk dirinya sendiri.

Beberapa tahun lalu, saat akan reunian, teman kuliah saya melihat hp baru milik saya dan ingin melihat fiturnya. Saya tanpa prasangka apa pun, kemudian mengizinkannya untuk melihat hp saya. Akan tetapi, ternyata dia melihat sms yang masuk ke hp saya tanpa seizin saya. Wah, apakah memang lumrah ya, melihat sesuatu yang sangat pribadi di hp orang lain?

Beberapa waktu lalu terjadi suatu peristiwa yang kembali mengejutkan saya.

Teman kantor saya telah mengambil sebuah majalah, yang memang notabene milik kantor, dari laci meja kerja saya tanpa sepengetahuan saya. Yang membuat heran, si pelaku dengan santainya memberitahukan saya bahwa dia mengambil majalah tersebut dan menanyakan kenapa saya tidak membawa majalah itu untuk dibaca.

Dan kejadian lainnya baru saja terjadi tadi. Teman saya melihat hp saya yang ada di meja dan mencoba membukanya. Dia mengatakan tidak akan membaca sms di hp saya. Saya berpikir dia hanya akan melihat aplikasi yang ada di hp saya.

Ternyata tanpa sepengetahuan saya, dia membuka folder foto dan mulai melihat foto-foto. Lalu bertanya di mana foto ini diambil. Saya yang berada di dekatnya terperanjat. Kok bisa ya, seseorang dengan bebasnya mengutak-atik hp tanpa izin pemiliknya dulu. Apakah karena saya ada di sana jadi dia pikir dia boleh mengutak-atik hp saya tanpa izin saya?

Apakah memang hal itu sudah lumrah atau memang saya berharap terlalu tinggi agar setiap orang menghargai privasi saya? :(

13 September 2010

Marah

Beberapa waktu lalu saya bersama beberapa teman melakukan buka puasa bersama.

Putri teman saya yang berusia 4 tahun ternyata memiliki sifat yang sensitif.

Saat bermain dengan ibunya, saya melihat mereka sambil sesekali tertawa.

Ternyata tawa saya itu dianggap sebagai "penghinaan" oleh putri teman saya.

"Wah, gawat, sampai ngambek". Karena tiba-tiba saja, dia berhenti bermain bersama ibunya, dan dengan marah melempar bola dan menyingkir sambil mengerutkan muka.

Hmm, ternyata saya baru tahu kalau dia agak sensitif dengan tawa orang, yang selalu dianggapnya sebagai "hinaan". Mungkin karena seumur hidupnya berada di luar negeri, yang notabene dia memang berbeda dengan kawan-kawan seumurannya.

Ternyata memang agak sulit ya, membesarkan anak di luar Indonesia. Dan karena ternyata ayahnya suka menggodanya jika dia kesulitan untuk menemukan padanan kata dalam bahasa Indonesia.

Yah, begitulah, memang harus lebih memberikan dorongan pada anak, daripada menggodanya, yang menyebabkannya menjadi rendah diri dan mudah tersinggung.

:)

11 September 2010

My life is only for You

It strikes me most when I look at my life for the past 8 years.

I feel like I haven't achieve anything. Feel so empty inside.

Feel so boring with life, people around me.

Have no purpose in life.

Guess what, I forgot that I live in this world because of You.

And I should dedicate my life only to You.

Because when I dedicate my life to You, I will find the right path,
to help others, in my own way of course.

I love You so, God.

:)

09 September 2010

New Feeling

In this festive day, I thank You, God.

You gave me a chance to have this month of forgiveness,

month full of happiness.

The month where I can really close to You.

Really want to do all the things that You want me to do.

I know that You know what is best for me.

But be patient, because I can be so stubborn sometimes.

After this holy month, I hope I can be better person You want me to be.

More patient, more forgiven, and more excited with my job and life.

Thank You, for the new feeling I have right now.

Happy with my family. Have a good job. And hope will settle down, in the near future.

Amin.

:)

Hi

Conversation on line.

Me : Hi.

My Friend : Hello. I am sorry but I was planning only to be in front of PC for 10 minutes.

Me : That's okay. I was only want to say hi to you.

My friend : Okay, thanks.


Maybe this kind of reason that made me so hard to start a new conversation with someone who is on line. Feel the "rejection".

Oh well, maybe it's only the feeling.

Cheers up. Plenty of things to do instead of feeling blue.

:)

07 September 2010

Bosan

Sudah sekitar 2 bulan, saya merasa bosan dengan apa yang menjadi pekerjaan saya.

Merasa melakukan sesuatu yang bisa dibilang tidak terlalu menarik, tidak terlalu penting dan yang mungkin menjadikannya sangat membosankan adalah melakukan hal yang sama dan dipaksa tidak kreatif.

Otak saya cenderung mengatakan bahwa hal ini sangat membosankan dan setiap hari harus melakukannya membuat saya merasa mengambil dosis racun yang membuat diri ini menjadi orang yang sangat membosankan dan penuh keluhan.

Ternyata selama ini saya masih kurang memasukkan Tuhan dalam segala kegiatan yang saya lakukan. Ya, Tuhan. Untuk siapa lagi kita hidup di dunia ini selain untuk selalu mengabdi pada-Nya. Kita dilahirkan di dunia ini, pasti ada alasannya. Dan memang alasan itu harus kita cari dengan mencoba mengetahuinya dengan apa yang kita lakukan di dunia. Salah satunya dengan mencari apa yang kita suka lakukan. Sekiranya kita masih belum suka melakukan pekerjaan yang sedang kita lakukan ini, masukkanlah Tuhan dalam apa yang kita kerjakan. Dengan melibatkan Tuhan di dalamnya, maka kita akan selalu berjalan di jalan Tuhan.

Saya pun masih dalam tahap berusaha melakukannya. Semoga kita semua diberikan kekuatan untuk selalu berada tetap di jalan Tuhan. Amin.

:)

06 September 2010

I forget to have fun

Been really tired with work.

Don't really know exactly why.

So caught up with what I really don't like.

With people shows no respect.

But I am the one who should be blamed.

This is my life. Not theirs.

And I should have meaningful life.

Life that God's love.

Yes, it's been a long time that I have no fun, with what I do.

What I do love to do.

Just need to put in a little fun with what I have to do.

So I wouldn't forget to really have fun with my life.

:)

04 September 2010

Keep It to Myself

The urge to say something right after something happened to you is so natural to do.

But, ever think that anyone beside you really want to listen to whatever you want to say?

Nope. I am certain the answer is no.

No one really bother to listen to your complaints.

So, I rather keep it to myself, not to complaint, not to say anything bad about others and certainly do not want to hear negative thoughts either.

I try my best. So remind me and tell me if what I say is really negative and offended you.

Peace. ;)

Is it a yes or a no? I completely don't know yet.

Part of me want to say no, but the other part of me want to say yes.

The no part says it's difficult, you can't do it, you will be exhausted.

The yes part says no, you really should do it, it's good for you.

Well, the answer is yes, I'll do it even it's exhausting, difficult and seems impossible to do.

I only need to get used to what's new. It seems easy for other people cause they already do it like a zillion time and years ago. It's new for me. Just have to get used to it and search the new things to do.

Just embrace the chance to do new things. I won't regret it.

Semangat!!!!!!!

03 September 2010

Berharap pada Manusia

Setiap orang pasti pernah berharap. Entah berharap kepada orang lain atau kepada diri sendiri.

Akhir-akhir ini saya banyak diliputi kekecewaan akibat berharap terlalu tinggi pada makhluk yang bernama manusia.

Ya, memang saya yang salah, karena saya menilai orang dari standar yang saya tetapkan untuk diri saya sendiri.

Ternyata, tiap orang memiliki standarnya sendiri, dan mungkin saja berada jauh di bawah standar yang saya tetapkan.

Orang lain mungkin tidak akan terlalu mempersoalkan sekiranya buku yang dipinjam, dikembalikan dalam keadaan rusak atau lecek.

Tidak menghiraukan misalnya tupper ware yang mereka pinjam, dikembalikan dalam keadaan kotor dan tidak dibersihkan.

Tidak mengembalikan barang-barang yang dipinjam ke tempat semula, sebagaimana sebelum dipinjamkan.

Ya, saya belajar banyak untuk tidak berharap terlalu tinggi kepada manusia, karena setiap manusia dibesarkan di keluarga yang berbeda.

Lebih baik tidak terlalu berharap tinggi kepada manusia lain, akan tetapi menuntut yang terbaik dari yang bisa saya lakukan.

Mudah-mudahan bisa berhasil. Amin. :)

02 September 2010

Pemimpin dan atasan

Apakah hakekatnya perbedaan antara pemimpin dan atasan?

Definisi yang akan saya berikan ini adalah berdasarkan pendapat saya pribadi.

Pemimpin adalah seseorang yang berada di puncak pimpinan tetapi bertindak sebagai pelayan untuk kepentingan orang banyak dan dapat memberikan inspirasi atau menjadi teladan bagi orang-orang yang dipimpinnya.

Sedangkan atasan adalah seseorang yang berada di puncak pimpinan hanya saja senang sekali untuk dilayani, hanya memberikan perintah, tidak peduli dengan proses dan hanya terpaku pada hasil.

Hmm, sepertinya lebih banyak atasan dibandingan pemimpin ya?

Anda termasuk yang manakah? Saya harap Anda termasuk yang menjadi pemimpin. Walaupun saat ini Anda belum menjadi pemimpin, setidaknya Anda sudah menjadi pemimpin bagi diri Anda sendiri.

Selamat berjuang menjadi pemimpin dan menjadi inspirasi bagi orang lain. Amin. :)

01 September 2010

Informasi

Dikatakan bahwa yang memegang informasi adalah dia yang memegang kekuasaan.

Mungkin itu yang menyebabkan seseorang enggan berbagi informasi kepada orang lain.

Tetapi, apakah memang itu yang seharusnya dilakukan jika kita berada di perusahaan yang sama.

Mungkin mereka yang enggan berbagi informasi merasa jika dia berbagi informasi maka kemungkinan kariernya akan terhambat, dan orang yang mereka berikan informasi akan mendahului mereka.

Bagaimana mungkin perusahaan akan dapat maju dengan kondisi seperti itu. Sulit sekali membayangkan kemajuan yang dapat diperoleh sekiranya pemimpin sangat pelit memberikan informasi kepada anak buahnya. Dan mana mungkin anak buahnya dapat setia kepada atasannya.

Dibutuhkan kearifan dari seseorang untuk selalu berbagi informasi karena dengan berbagi informasi malah akan memberikan kemajuan bagi kita bersama.

Dengan begitu, perusahaan tempat kita bekerjapun tentu akan menerima dampaknya. Dan kitapun akan mendapatkan keuntungannya.

Semangat!!