Bertanya untuk mendorong keingintahuan dan kreativitas telah terbukti membantu semua jenis usaha, apakah mencari jalan keluar, pengembangan produk, menciptakan atau komunikasi. Daftar tertulis dari pertanyaan pendorong pikiran sangat berguna karena mengingatkan kita atas pendekatan dan kemungkinan yang tidak ada di dalam pikiran kita. Ya, kadangkala memungkinkan untuk menjadi kreatif dengan cara seksama dan bahkan teratur.
Enam Pertanyaan Jurnalis
Berikut ini adalah enam pertanyaan yang diajarkan kepada mahasiswa jurnalisme untuk menjawab artikel mereka dan untuk memastikan bahwa mereka telah meliput kisah secara keseluruhan. Untuk pemikir kreatif, pertanyaan-pertanyaan ini mendorong berpikir tentang ide di dalam pertanyaan dan memungkinkan pendekatan dari berbagai sudut.
1. Siapa? (Pelaku atau Perantara) Siapa yang terlibat? Seperti apa wajah orang menghadapi masalah itu? Siapa yang melakukan, atau siapa yang kemungkinan melakukan? Siapa yang menggunakannya, menginginkannya? Siapa yang akan mendapatkan keuntungan, akan terluka, akan diikutsertakan, ditiadakan?
2. Apa? (Tindakan) Apa yang seharusnya terjadi? Apakah itu? Apa yang telah dilakukan, harus dilakukan, telah dilakukan? Apa yang akan dilakukan jika X terjadi? Apa yang telah terjadi salah atau dapat menjadi bencana? Apa yang akan terjadi jika tindakan itu sukses?
3. Kapan? (Waktu atau Waktu Kejadian) Kapan kejadian ini terjadi atau akan dilakukan? Dapatkah dilakukan terburu-buru atau ditunda? Apakah waktu lebih cepat atau lebih lama yang disukai? Kapankah waktunya jika X terjadi?
4. Dimana? (Tempat kejadian atau Sumber) Dimana kejadian terjadi atau dilakukan? Dimana lagi kemungkinan dilakukan? Dimana lagi kejadian yang sama terjadi, atau harus terjadi? Apakah tempat-tempat lain terpengaruh, terancam, terlindungi, terbantu dengan tempat ini? Bagaimana pengaruh tempat ini pada pelaku, tindakan?
5. Kenapa? (Tujuan) Kenapa tindakan ini dilakukan, dihindari, atau diizinkan terjadi? Kenapa harus dilakukan, dihindari, diizinkan terjadi? Kenapa pelaku melakukan atau harus melakukannya? Apakah ada pelaku, tindakan, waktu, dan tempat lain? Kenapa tindakan, aturan, ide, jalan keluar, masalah, bencana itu dan bukan yang lain? Kenapa pelaku, waktu, tempat itu dan bukan yang lain?
6. Bagaimana? (Perantara atau Cara) Bagaimana terjadi, seharusnya dilakukan, dihentikan, dihancurkan, dibuat, diperbaiki, diubah? Bagaimana tindakan itu dijelaskan, dimengerti? Bagaimana awal mengarah ke kesimpulan?
Pemeriksaan Bagaimana Terjadi
Pertanyaan-pertanyaan ini sangat membantu untuk menghasilkan ide untuk memperbaiki sesuatu (pendekatan evolusi), tetapi pertanyaan-pertanyaan itu juga membantu mengubah cara pikir dari cara evolusi dan menempatkannya ke dalam cara revolusi dengan mengembalikan pemikir kepada asal dan tujuan dari ide atau jalan keluar. Dengan kembali ke akar dari masalah, pandangan baru dapat diciptakan.
1. Intisari. Apakah itu? Obyek, konsep? Dibuat dari apa? Apakah nyata, dasar alam? Apakah bagian-bagiannya? Kesamaan, perbedaan? (Kiasan sangat membantu dalam mengerti hal abstrak) Apa hubungannya? Apakah jenis, segi, corak? Bagian dari apa? Bagian mana yang tidak biasa atau menonjol? Dalam bentuk apa terlihat? Apakah biasa atau tidak biasa dalam jenisnya? Apa yang bukan? Apa yang menjadi lawannya? Bagaimana bisa berbeda? Apa yang membuatnya berbeda?
2. Asal. Darimana asalnya? Bagaimana dibuat, disusun atau dikembangkan? Apa yang menjadi penyebabnya? Jika sebuah ide, bagaimana ide itu muncul? Apakah asalnya saat ini menjadi berarti? Apa yang menyebabkannya menyebar, berlipat ganda atau begitu disukai? Apa alasan dibaliknya? Apakah alasan itu masih berlaku atau berguna? Kenapa? Kenapa tidak? Apakah masih dibutuhkan? Apa yang mempengaruhinya? Apakah berubah? Dapatkah, haruskah diubah, diperkuat, dihilangkan? Apa yang dapat menghindari, menunda, mendorong tindakan?
3. Tujuan. Apa yang dilakukan? Bagaimana caranya? Apa tujuannya? Apakah tujuannya tercapai? Lebih baik dari pendahulunya? Dapatkah atau seharusnya diperbaiki? Apakah maksudnya justru membantu atau malah melukai? Apakah implikasinya; apa tujuannya? Apakah memiliki akibat yang jelas atau tersembunyi? Apakah memiliki lebih dari satu tujuan? Apakah akibat jangka pendek dan jangka panjangnya? Apakah fungsi yang sebenarnya sama dengan tujuan awal yang diinginkan oleh penciptanya? Apakah dapat digunakan untuk tujuan lain?
4. Datangkan. Apakah arti secara keseluruhan? Apakah artinya bagi manusia, lingkungan, peradaban, kebahagiaan, kebaikan, keamanan, kenyamanan, dan sebagainya? Apakah penting? Apakah merupakan unsur kunci di dalam kehidupan, peradaban, daerah setempat, keberadaan seorang manusia? Apakah diperlukan? Apakah diinginkan?
5. Reputasi. Apa yang Anda pikirkan? Apakah Anda menutupi anggapan? Apa yang orang lain pikirkan? Apakah Anda menemukan persetujuan, pertentangan? Apakah baik, buruk, membantu, berbahaya dalam fakta atau pendapat orang lain? Apakah Anda dapat memutuskan perbedaan antara kenyataan dan pendapat, maksud dan keadaan yang sesungguhnya, pro dan kontra anggota? Kelemahan apakah yang seringkali teridentifikasi? Apakah ada daerah yang benar-benar ingin diubah atau diperbaiki atau dihilangkan?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar