08 Februari 2009

How to be creative part 25 of 26 by Hugh MacLeod

25. Anda harus menemukan sendiri keahlian Anda.

Lukisan Picasso selalu terlihat seperti Picasso yang melukis. Tulisan Hemingway selalu terdengar seperti Hemingway. Simfoni Beethoven selalu terdengar seperti simfoni Beethoven. Bagian menjadi seorang master adalah belajar menyanyi dengan suara Anda sendiri, bukan suara orang lain.

Tiap seniman mencari momen “A-ha!” besar mereka, apakah mereka seorang master atau bukan.

Saat dimana mereka akhirnya menemukan suara mereka yang sesungguhnya, selamanya.

Untuk saya, saat dimana saya memilih menggambar di belakang kartu nama.

Orang lain, yang lebih terkenal dan terkemuka contohnya adalah Jackson Pollack menemukan lukisan percikan. Atau Robert Ryman menemukan kanvas putih. Andy Warhol menemukan layar sutra. Hunter S. Thompson menemukan Jurnalisme Gonzo. Duchamp menemukan Obyek yang Ditemukan. Jasper Johns menemukan bendera Amerika. Hemingway menemukan ringkasan. James Joyce menemukan prosa aliran kesadaran.

Apakah itu keberuntungan? Mungkin sedikit.

Tapi itu bukan bentuk yang membuat seni hebat. Fakta bahwa entah bagaimana saat bermain dengan hal baru, tiba-tiba mereka menemukan diri mereka sendiri dapat melibatkan diri mereka sepenuhnya ke dalam hal itu.

Saat itulah, hal tersebut menjadi “keahlian” mereka, suara mereka yang sesungguhnya.

Pada hal itulah orang-orang merespons. Rasa kemanusiaan, bukan bentuknya. Suara, bukan bentuknya.

Libatkan diri Anda seutuhnya, dan Anda akan menemukan suara Anda yang sesungguhnya. Tahan diri Anda, maka Anda tidak akan menemukannya. Sesederhana itu.

Tidak ada komentar: