09 Desember 2008

Seberapa Seringkah Kita Melabeli Orang Saat Pertama Kali Melihatnya?

Pertanyaan yang saat ini ada di dalam benak saya adalah “Seberapa Seringkah Kita Melabeli Orang Saat Pertama Kali Bertemu?” Label Si Kurus, Si Gemuk, Si Pembuat Onar, Si Egois, dan Si sifat buruk lainnya. Ya, dulu saya sering melakukannya. Saat ini, saya mencoba mengubah sifat tidak terpuji tersebut karena sering kali saya salah mengerti tentang orang tersebut dan berakhir dengan perasaan bersalah.

Berapa banyak dari kita langsung melabeli seseorang sebagai Si Kurus atau Si Gemuk. Mungkin kita orang yang ke sekian ratus yang mengatakan hal tersebut kepada mereka. Sudahkah kita mencari tahu sebelumnya mengapa mereka kurus atau gemuk? Sudahkah kita mendengar usaha mereka untuk bisa menjadi gemuk atau kurus? Dan sudahkah kita bertanya kepada diri sendiri sebelum melabeli seseorang dengan label tertentu?

Saya pernah terheran-heran dengan perilaku teman saya yang hampir bisa dibilang tidak mau berbagi dengan orang lain. Dan selalu menomor satukan kepentingannya yang kadang membuat orang terheran-heran karena dia rela mengorbankan orang lain hanya untuk kepentingan dirinya. Saya belum pernah melihat orang yang sangat egois seperti dirinya. Dan setelah saya cari tahu, ternyata yang membuatnya menjadi sangat egois adalah karena dia anak tunggal yang tidak terbiasa berbagi dengan orang lain. Setelah mengetahui hal tersebut, saya bisa memakluminya. Tapi berapa banyak dari kita yang berusaha mencari tahu sebelum melabeli atau menghakimi orang lain? Kita juga tentunya tidak ingin disalahmengertikan oleh orang lain.

Akan lebih baik sebelum kita melabeli atau menghakimi orang, berusahalah untuk memahami orang tersebut. Setidaknya carilah alasan yang membuatnya berperilaku seperti itu. Mungkin saja setelah mengalami hal yang buruk yang menyebabkan dirinya berubah dan berperilaku yang menurut kita tidak menyenangkan. Tapi apalah artinya hidup jika semuanya seperti yang kita inginkan?

Tidak ada komentar: