Kurang lebih 5 tahun lalu, Yanti memulai bisnis sayur kelilingnya.
Kurang lebih 1 tahun kemudian dia bertemu dengan pria yang kemudian menjadi suaminya.
Lalu mereka berdua saling bahu membahu mengembangkan bisnis mereka dan mereka dikaruniai seorang putri.
Baru-baru ini, kurang lebih satu bulan, ibu saya memberitahukan saya bahwa pasangan itu membeli sebuah mobil seharga 90 juta rupiah untuk dijadikan angkutan kota dengan cicilan 2,5 juta rupiah per bulan.
Bukan itu saja, pasangan ini juga menyekolahkan putri semata wayang mereka ke sebuah playgroup dengan biaya spp per bulannya sebesar 400 ribu rupiah. Angka yang cukup fantastis bahkan untuk seorang pegawai kantoran.
Salut, untuk pasangan penjual sayur itu, berani bertindak dan tidak hanya menggantungkan penghasilannya dengan menjual sayur tetapi juga mengembangkan bisnisnya ke bisnis angkutan kota.
Semoga kisah nyata ini dapat memberikan inspirasi kepada kita semua, untuk tidak hanya bermimpi besar, tetapi usaha kita juga harus besar agar mimpi itu terwujud.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar